Aksara24.id – Geosite Wisata di Kabupaten Merangin terdapat 17 titik yang masuk dalam Geopark Merangin yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Arif Budiman mengatakan, Geopark tersebut ketika dikembangkan menjadi akan potensi wisata khususnya Kabupaten Merangin.
“Semoga 17 Geosite Geopark Merangin terus berkembang dengan baik,” ujarnya. Selasa (28/6/2022).
Arif mengatakan, jarak tempuh ke lokasi Wisata jangkat tidak menjadi tolak ukur bagi wisatawan meski diketahui perjalanan menuju jangkat jauh.
“Kalau dari Kota Jambi ke Jangkat, Merangin mencapai 8 jam dan kalau kita buat bandara minim saya kira bisa dan ada peluangnya namun untuk saat ini belum Karena butuh waktu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum banyaknya aktifitas masyarakat dari Kota Jambi ke merangin bisa mencapai 3 jam sampai 4 jam karena sepi namun karena aktivitas masyarakat sudah banyak wisatawan jadi lama sampai namun ketika minat jarak jauh pasti akan terasa dekat.
“Dulu di Kabupaten bungo,Jambi empat atau empat kali sehari penerbangan bandara pesawat namun sekarang hanya dua kali seminggu karena dampak covid-19 dan kita berharap bandara kembali normal,” jelasnya.
Tidak hanya bandara bungo berdampak, di Bandara Kerinci, Jambi justru tidak buka sama sekali dan ketika naik mobil dari jangkat ke Kerinci sekitar 6 jam dan dari Jangkat ke bungo 5 jam,” imbuhnya.
Terpisah Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Merangin, Sukoso saat dikonfirmasi mengatakan, festival jangkat baru pertama kali dilakukan dan ia berjanji setiap tahun akan diselenggarakan festival Jangkat,” terangnya.
Ia berharap, Festival Pariwisata dan pertunjukan budaya serta makanan khas Jangkat ditampilkan dan akan menjadi tolak ukur dan iven jauh akan lebih baik lagi dari yang sekarang.
“Kita akan pertunjukan variasi baru lagi setiap tahunnya Khususnya se masyarakat jangkat dan jangkat timur dan lembah masurai, Kabupaten Merangin,” katanya.(Ga)






































Discussion about this post