Mukomuko, aksara24.id – Kamis, 1 Januari 2026 – Pada hari ini, tepatnya pukul 10.00 WIB, pintu Intek bagian kiri akan dibuka secara resmi untuk mengalirkan air ke kawasan Irigasi Manjunto Kiri; sebuah langkah penting yang diantisipasi oleh banyak pihak guna memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian serta berbagai keperluan lainnya di wilayah tersebut. Namun demikian, terdapat hal yang menjadi perhatian serius karena proyek Bendungan Waduk Sungai (BWS) pada bagian primer – yang menjadi pijakan utama untuk pengelolaan aliran air di kawasan ini – hingga saat ini belum selesai dikerjakan secara keseluruhan; sehingga muncul pertanyaan mendasar di kalangan masyarakat dan pihak terkait mengenai apakah kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap kualitas serta kapasitas aliran air yang akan dialirkan nantinya, serta apakah hal ini akan menyebabkan aliran air tidak berjalan dengan maksimal sesuai dengan target yang telah direncanakan sebelumnya.
Selain itu, kekhawatiran juga muncul dari berbagai kalangan terkait apakah situasi proyek yang belum rampung tersebut akan menimbulkan rasa resah yang berlebihan di tengah masyarakat; terutama bagi mereka yang sangat bergantung pada pasokan air irigasi Manjunto Kiri untuk aktivitas sehari-hari serta usaha mereka. Juga menjadi pertanyaan besar apakah kondisi ini akan memicu terjadinya kerumunan yang tidak perlu atau bahkan situasi yang menjadi tidak terkontrol serta menyebabkan keributan yang tidak diinginkan ketika proses pembukaan pintu Intek dan aliran air dimulai. Oleh karena itu, pihak pengelola serta pemerintah daerah setempat telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna memastikan bahwa segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik; meskipun harus menghadapi kondisi proyek yang belum selesai tersebut.

Para petugas teknis yang menangani proyek irigasi serta pengelolaan air di wilayah ini telah melakukan evaluasi mendalam terkait dampak yang mungkin terjadi akibat belum selesainya proyek BWS primer. Mereka menjelaskan bahwa meskipun terdapat beberapa aspek yang belum dapat dioptimalkan secara penuh, sistem irigasi Manjunto Kiri telah melalui serangkaian uji coba yang cukup ketat untuk memastikan bahwa aliran air hari ini dapat berjalan dengan aman dan memenuhi standar dasar yang telah ditetapkan; sehingga diharapkan tidak akan memberikan dampak negatif yang signifikan bagi pengguna akhir. Selain itu, pihak terkait juga telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai elemen masyarakat untuk memberikan pemahaman yang jelas terkait kondisi aktual proyek serta rencana aliran air yang akan dilakukan; guna mencegah terjadinya kesalahpahaman yang dapat menyebabkan rasa resah yang tidak perlu atau bahkan keributan yang dapat mengganggu kelancaran proses aliran air hari ini.
Pihak pengelola proyek BWS primer juga menyampaikan bahwa mereka sedang melakukan upaya maksimal untuk menyelesaikan seluruh bagian proyek yang tersisa dengan secepat mungkin; dengan memperhatikan kualitas serta keamanan konstruksi yang menjadi prioritas utama. Mereka menyadari bahwa kelengkapan proyek ini akan sangat berpengaruh terhadap efisiensi serta keandalan sistem pengelolaan air di wilayah Manjunto Kiri dan sekitarnya dalam jangka panjang. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini mengenai perkembangan penyelesaian proyek kepada masyarakat serta semua pihak yang berkepentingan; sehingga setiap orang dapat mengetahui kemajuan yang dicapai dan tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan terhadap kondisi yang sedang berlangsung saat ini.
Pada akhirnya, meskipun terdapat tantangan berupa belum selesainya proyek BWS primer, rencana aliran air irigasi Manjunto Kiri pada hari ini tetap akan dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan; dengan berbagai langkah antisipasi serta pemantauan yang ketat dari pihak teknis dan pengelola terkait. Diharapkan seluruh masyarakat dapat memberikan dukungan serta pemahaman terhadap kondisi yang sedang terjadi, serta tidak perlu merasa resah atau menyebabkan keributan yang tidak perlu; karena semua pihak telah bekerja keras untuk memastikan bahwa proses aliran air dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh lapisan masyarakat yang bergantung pada sumber daya air ini.
BERITA ACARA & PEMBERITAHUAN RESMI
Komisi Irigasi Kabupaten Mukomuko
Jalan Iman Bonjol, Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Mukomuko
Nomor: 050.13/004/KOMIR/XI/2025
Perihal: Pemberitahuan Pengaliran Air Daerah Irigasi (D.I) Manjunto Kiri
Kepada: Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Bengkulu
Dasar keputusan Bupati Mukomuko Nomor: 100-98 Tahun 2023 tentang Jadwal dan Pola Tanam Tahun 2023-2027 Kabupaten Mukomuko; serta Berita Acara Rapat Khusus Komisi Irigasi Daerah Irigasi (D.I) Manjunto tanggal 8 Mei 2025.
Menindaklanjuti dasar tersebut di atas dan dalam rangka tertib administrasi serta regulasi bersama, disampaikan pemberitahuan bahwa tanggal 1 Januari 2026 akan dilakukan pembukaan atau pengaliran air Daerah Irigasi (D.I) Manjunto Kiri.
Selanjutnya, terhadap kegiatan pembangunan yang terdapat pada Daerah Irigasi (D.I) Manjunto Kiri dan kegiatan lainnya pada Tahun Anggaran 2025 pada saluran irigasi Manjunto Kiri tersebut, untuk dapat memastikan bahwa pelaksanaan tersebut selesai serta menyesuaikan dengan jadwal yang telah ditetapkan yakni tanggal 1 Januari 2026.
Disampaikan oleh:
Ketua Komisi Irigasi Kabupaten Mukomuko
Gianto, S.H., M.Si.
(HD)






































Discussion about this post