Aksara24.id – Provinsi Jambi sudah tiga hari dilanda kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Meskipun kabut asap yang melanda Provinsi Jambi sedikit mengganggu jarak pandang akan tetapi penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi tetap aman.
Hal ini di karenakan Visibility atau jarak pandang masih berada ambang batas jarak aman, atau di atas 1.500 meter.
EGM Bandara Sultan Thaha Jambi Siswanto mengatakan aktivitas penerbangan masih tetap aman sampai saat ini.
Walaupun tadi pagi Rabu (6/9/2023) Visibility sempat berada di bawah ambang batas, namun tidak menggangu penerbangan.
Hal ini karena aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi di dominasi pada siang hari.
Dimana jarak pandang berada di atas 1.500 meter.
“Selama tiga hari ini penerbangan tidak ada kendala sama sekali,” ujarnya Rabu (6/9/2023).
Prakirawan BMKG Sultan Thaha Jambi Okta Irawan mengatakan Visibility di Jambi cendrung berubah ubah.
“Hari ini feasibility sempat berada di angka 1.400 meter, kemudian berangsur naik hingga mendekati 5.000 meter hingga siang hari,” ujarnya.
“Visibility terendah ini terjadi pada pagi hari tadi,” timpalnya
Ia menjelaskan Visibility terendah cendrung terjadi pada malam hingga pagi hari, hal ini karena di pengaruhi oleh faktor udara dingin dan lembab.
“Jadi asap bercampur dengan uap air sehingga memperkeruh dan mengurangi jarak pandang,” tandasnya. (Nur)






































Discussion about this post