• Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Jendela Informasi Digital
No Result
View All Result
  • Daerah
    • PERISTIWA
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • PARLEMEN
  • Politik
  • Kabar TNI-Polri
    • HUKUM & KRIMINAL
  • BENGKULU
    • MUKOMUKO
    • LEBONG
    • KAUR
    • BENGKULU SELATAN
    • KEPAHIANG
  • Ekbis
  • Opini
  • SPORT
    • LIFESTYLE
    • KESEHATAN
  • Nasional
  • Daerah
    • PERISTIWA
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • PARLEMEN
  • Politik
  • Kabar TNI-Polri
    • HUKUM & KRIMINAL
  • BENGKULU
    • MUKOMUKO
    • LEBONG
    • KAUR
    • BENGKULU SELATAN
    • KEPAHIANG
  • Ekbis
  • Opini
  • SPORT
    • LIFESTYLE
    • KESEHATAN
  • Nasional
Jendela Informasi Digital

Cerita Gambut Jambi

Aksara24 by Aksara24
07/11/2023
in Opini
245 7
0
Musri Nauli (Dok. Pribadi)

Musri Nauli (Dok. Pribadi)

PostTweetShareScan

BacaJuga

Opini : Kriminalisasi Pers, Ketika Kritik ‘Dipenjara’ dengan Pasal Pidana

Mengatasi Perubahan Garis Pantai Melalui Mitigasi Terhadap Abrasi Pantai di Wilayah Pesisir Kabupaten Tanjab Timur

Flag Off Mudik Gratis BUMN 2025: Kementerian BUMN Lepas Puluhan Ribu Peserta Mudik ke 200 Kota Tujuan

“Tanggung Jawab Moral sebagai Sesama Manusia”

Sinergi Guru Pendidikan Agama Islam dan Orang Tua di Tengah Perkembangan Zaman

Menuju Pembangunan Pariwisata Jambi yang Berkelanjutan

Oleh : Musri Nauli 
Ditengah-tengah masyarakat Melayu Jambi terutama di daerah Pesisir (daerah Jambi Timur) yang dikenal sebagai daerah “gambut” maka kemudian disebutkan tanah payau dalam, Soak, danau, lopak, lubuk dan hutan hantu pirau. Menurut masyarakat gambut tempat ini tidak boleh digunakan. Hal ini ditandai dengan akar berkait, tanaman pakis dan Jelutung (Riset Walhi Jambi 2015). Atau “duo-tigo mata cangkul” (Desa Sungai Beras, 15 Januari 2018).
Kata Soak (ada juga yang menyebutkan Suak) kemudian dikenal “Sungai Mati”. Menunjukkan sungai yang tidak mengalir (Desa Sungai Beras, 10 Februari 2018)
Penggunaan nama Suak kemudian dikenal di Desa Suak Samin (Kecamatan Senyerang), Desa Suak Labu (Kecamatan Kuala Betara) dan Suak Kandis (Kecamatan Kumpeh).
Suak Kandis dikenal didalam Marga Jebus. Marga Jebus terdiri dari Dusun Jebus, Dusun Rukam, Dusun Gedung Terbakar, Dusun Londrang, Dusun Suak Kandis dan Dusun Sungai Aur. Pusat Marga di Suak Kandis. Dusun Suak Kandis kemudian dipimpin Pesirah.
Istilah Suak juga dikenal di Talang Mamak Istilah seperti Langsat-durandan, Manggis-Manggupo, Durian-Kepayang, Sialang-Pendulangan, Sesap-Belukar, Suak-Sungai, Lupai Pendanauan.
Istilah Suak sering juga dipadankan dengan istilah “Payo” atau “payo dalam”, Lopak, Lubuk, Danau dan rongkat.
Istilah Lopak dapat diartikan sebagai lekukan tanah yang berisi air (tidak mengalir) atau kobakan. Lopak dapat juga diartikan sebagai petak (sawah). Atau juga dapat diartikan tempat menampung air atau cairan lumpur pada tambang yang kemudian dipompakan ke luar.
Istilah Lopak memang dikenal di masyarakat Melayu Jambi. Nama tempat Lopak kemudian sering disandingkan dengan nama-nama tempat seperti “Payo” atau “payo dalam”, Suak, Lopak, Lubuk, Danau, rongkat, pematang atau penamaan lain yang diketahui masyarakat dan menjadi pengetahuan bersama masyarakat.
Di daerah hilir dikenal dengan nama Hutan hantu pirau. Terletak di “Payo” atau “payo dalam”, Suak, Lopak, Lubuk, Danau, rongkat, pematang atau penamaan lain yang diketahui masyarakat dan menjadi pengetahuan bersama masyarakat.
Sedangkan di daerah ulu Jambi, sebagaimana dituliskan oleh Prof. Dr. S Budhisantoso, dkk didalam bukunya Kajian Dan Analisa Undang-undang Piagam dan Kisah Negeri Jambi, dapat dilihat didalam adagium ”Batangnyo Alam Barajo”.
Makna ini kemudian tidak dapat dilepaskan dari daerah Teras Kerajaan 12 Suku/Bangso diantaranya meliputi Mestong yang meliputi Tarekan, Lopak Alai, Kota Karang, dan Sarang Burung.
Begitu juga Pinokawan yang meliputi Dusun Ture, Lopak Aur, Pulau Betung dan Sungai Duren.
Kata Suak juga terdapat didalam Seloko dan dapat dilihat didalam Tembo (Batas) Desa Sungai Bungur (Kumpeh) yang menyebutkan “Dari Suak Udang menuju Sakean Betok. Dari Sakean Betok menuju Awah Panjang, dari awah panjang menuju sialang batu bagolek, dari sialang batu bagolek menuju belanti batindik, dari belanti batindik menuju tanah bagali, dari tanah bagali menuju tapak bajunte, dari tapak bajunte menuju buluran rawah dalam, dari buluran rawah dalam menuju sako tigo, dari sako tigo menuju lesung dalam. Batas ini juga sudah menjadi persetujuan dengan pemimpin dusun tetangga.
Sehingga Istilah Suak, “Payo” atau “payo dalam”, Lopak, Lubuk, Danau dan rongkat nama-nama tempat yang kemudian dikenal sebagai Gambut.  Sedangkan Nama Suak kemudian dilekatkan menjadi Nama tempat dan Nama Desa yang sudah dikenal jamak ditengah masyarakat Gambut.
Selain itu juga dikenal Lubuk. Lubuk adalah tempat ikan. Di berbagai tempat kemudian dikenal nama-nama lubuk seperti Lubuk Sunge Pening, Lubuk Jama’at, Lubuk Sunge Sogo, Lubuk Sunge Biak, Lubuk Cengal, Lubuk Bebeko, Lubuk Sunge Bemban, Selat Sogo, Sunge Talang dan Pematang Rotan
Didalam Pertemuan Konsolidasi Nasional Penyelamatan Ekosistem Rawa Gambut, Jakarta, 13-14 Februari 2018 dan data berbagai sumber, Di Riau disebut  tanah redang (gambut). Biasanya sering tumbuh tanaman sagu.
Di Sumsel dikenal lebak berayun, tanah bergelombang dan tanah sako. Ada juga menyebutkan “Lebak Lebung” atau “rawang hidup”.  Lebak terdiri dari Lebak dangkal, Lebak Tengah dan Lebak Lebung.  Biasanya masyarakat menangkap ikan disini. Kadang- kadang berburu. Sebutan “Rawang”, kata ini bermakna langsung pada aktivitas masyarakat di rawa gambut.
Di Kalbar sering disebut “tanah Sapo” dan “Gente”.  100 meter dari sungai yang kemudian dinamakan tanah pematang. dan sama sekali tidak  diolah. Dan tanah gambut kemudian dikenal tanah sapo dan Gente. Dan memang sama sekali tidak boleh dibuka.
Kalimantan Tengah  dikenal Pakung pahewa (merupakan hutan lindung, dan didalamnya ada rumah keramat. Dan setiap tahun akan dilakukan ritual keramat.
Ada juga yang menyebutkan anah petak. Disana terdapat katam (ketam sejenis kepiting kecil) – adanya pasang surut dan ini didominasi oleh hewan ketam dan ini jarang dikelola. Dan dibiarkan tumbuh alami, dan tidak dikelola. Karena wilayah ini dekat dengan sungai dan dibiarkan alami agar tidak terjadi erosi). Petak sahep ini merupakan kawasan gambut yang tidak boleh dikelola.
Di Kalimantan Selatan dikenal Tanah Ireng” atau “tanah item”.  Warga Banjar menyebut tanah gambut dengan sebutan “Tanah hirang”. Dan air yang berada di sekitarnya dengan sebutan “Banyu hirang.”
Mengingat sebagian besar kawasan rawa di Nagara merupakan lahan rawa lebak, maka disaat surut dan kering para petani biasanya memanfaatkannya untuk bercocok tanam palawija, khususnya semangka dan gumbili. Gumbili (ubi) ini khas dan dikenal sebagai ubi Nagara. Berbeda dengan desa Hapalah yang hanya menanam padi lokal di daerahnya, namun memanfaatkan berbagai kayu maupun tanaman rawa di payau (hutan rawa gambut).
Setelah nama tempat payau dalam, Soak, danau, lopak, hutan hantu pirau yang  ditandai dengan “akar berkait, tanaman pakis dan Jelutung” Atau “duo-tigo mata cangkul” yang kemudian dikategorikan sebagai daerah gambut maka kemudian dikenal tanah peumoan.
Tanah peumoan” adalah daerah yang dikhususkan untuk penanaman padi. Dan sama sekali  tidak boleh ditanami tanaman lain selain padi. Di Sungai Bungur terdapat di Peumoan Sungai Kerupuk, Peumoan Sungai Nawar, Peumoan Sungai Tejo, Peumoan Sungai Bungur, Peumoan Sungai Batu, Peumoan Teluk Sungai Duo, Peumoan Lebung Ipuk-Ipuk, Peumoan Pematang Tepulo, Peumoan Pematang Sirih dan Peumoan Pematang Tepus.
Selain itu juga dikenal pematang yang terdapat di Sepanjang Sungai Bungur yang kemudian dikenal Pematang Tepus, Pematang Tapulo, Pematang Sirih, Pematang Petar dan Pematang Lebar.
Di Desa Sponjen dikenal Peumoan buluran bugis, Peumoan rimbo, Peumoan rimbo piatu, Peumoan buluran labu kayu dan Peumoan buluran lanjang. Di Desa Sogo dikenal Peumoan Sunge Sogo, Peumoan Pantai, Peumoan Talang, Peumoan Awa Simpang Medang, Peumoan Selat dan Peumoan Dano
Di Desa Rantau Rasau dan Desa Sungai Rambut istilah peumoan dikenal dengan istilah Genah humo atau genah umo.
Penulis adalah Advokat tinggal di Jambi
Previous Post

Dewan Hakim Tetapkan Finalis di Seluruh Cabang STQH Tingkat Nasional XXVII di Provinsi Jambi

Next Post

Penutupan STQH Nasional, Edi Purwanto : Bukan Hanya Kompetisi, Tapi Amalkan Ajaran Al Quran

Next Post
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto saat menghadiri penutupan STQH Nasional, di arena utama STQH ke-27, H Abdurachman Sayoeti Senin malam (6/11) (Dok. Hadian Humas)

Penutupan STQH Nasional, Edi Purwanto : Bukan Hanya Kompetisi, Tapi Amalkan Ajaran Al Quran

Balapan terakhir FIM JuniorGP 2023rdi Ricardo Tormo Circuit, Valencia, pada Minggu (5/11). (Dok. Sinsen Jambi)

Arbi Lanjutkan Tradisi Positif Pembinaan Astra Honda di JuniorGP

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APPSI 2023 di Provinsi Jambi, Selasa (07/11/2023). (Dok. Nur)

Rakernas APPSI 2023 Dorong Pengawalan Daerah Kondusif, Aman, dan Damai pada Tahun Politik 2024

Menpan-RB menyampaikan sambutan pada pembukaan Rakernis APPSI di Ballroom Hotel BW Luxury Jambi, Selasa (07/11/2023).(Dok.Agus - Kominfo)

Menpan-RB Buka Rakernis APPSI di Jambi

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho saat memberi keterangan diruang kerjanya, Selasa, (07/11/2023). (Dok.Div Humas Polri)

Polri Jamin Penyelenggaran Piala Dunia U17 Berjalan Aman

Discussion about this post

STATISTIK

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Bahaya Penyalahgunaan Pil Samcodin di Kalangan Remaja

11/01/2025
Polsek sungai gelam saat melakukan razia balap liar di jalan baru (Foto: ist)

Polsek Sungai Gelam Razia Balap Liar Wilayah Jembatan Aro

07/04/2022

DPO Tersangka Kasus Pembunuhan Nenek dan Cucu di Karang Dapo Ditangkap di Rejang Lebong

06/01/2025
Foto ; Ilustrasi./Net

Heboh! Adanya Kabar Aungan Harimau di Paal 8 Sungai Gelam

06/04/2022

Polisi Buru Tersangka Pembunuhan di Desa Karang Dapo

20/12/2024
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Mulia Prianto. (Dok. Humas Polda Jambi)

Triwulan I Tahun 2023, Polda Jambi Selamatkan 404.410 Jiwa dari Penyalahgunaan Narkotika

08/04/2023
Kepala Desa Simpang Jeliat saat Terjaring Razia (foto; Juan)

Polda Jambi Akan Lakukan Proses Assessment ke BNNP Untuk Kades Simpang Jelita

19/12/2021

Polisi Kawal Massa, Redam Ketegangan di Kediaman Tersangka Kasus Pembunuhan Nenek dan Cucu

07/01/2025
Tim Opsnal Resmob Polda Jambi, Polresta Jambi dan Polres Muaro Jambi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang terjadi di Pasar Angso Duo (foto: Ist)

Sempat Lari ke Rimbo Antui Muaro Medak, Pelaku Pembunuhan di Angso Duo Diringkus

22/01/2022
Sejumlah Guru GTTS dan ASN SD Hilitobara Datangi Kejaksaan Negeri Nias Selatan (Dok.Ediusman)

Dinilai Lamban Proses Hukum, Sejumlah Guru GTTS dan ASN SD Hilitobara Datangi Kejari Nisel

19/02/2024
Foto : Ilustrasi/Net

Mencekam, Cerita Pelajar yang Selamat dari Geng Motor Beraksi Begal

0
Kapolresta Jambi, Eko Wahyudi (foto : Juan)

Beringas, Geng Motor Bacok Pelajar yang Hendak Membeli Nasi Uduk

0
Wagub Abdullah Sani Lantik Pejabat Pemprov (foto : Ist)

Wagub Abdullah Sani Lantik Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

0
Kapolsek Maro Sebo, Iptu T Zebua saat berada dilokadi kebakaran (foto: Juan)

Kebakaran Lahan Kosong di Jalan Lintas Jambi – Sabak Berhasil Dipadamkan

0
Pelaksanaan  Vaksinasi Massal  Polres Muaro Jambi  (foto: GA)

Percepat Capaian Herd Immunity, Polres Muaro Jambi Kembali Gelar Vaksinasi Massal

0
Sidang Parade Cata PK TNI AD Gelombang II TA 2021 (foto: Ist)

Danrem 042/Gapu Pimpin Sidang Parade Cata PK TNI AD Gelombang II TA 2021

0

Kasrem 042/Gapu Berangkatkan 156 Pemuda Jambi Seleksi Secata PK TNI AD Tingkat Pusat

0
Polda Jambi Gelar vaksinasi Sampai Pelosok Desa (foto: Ist)

Gencar Laksanakan Vaksinasi Massal, Polda Jambi Sasar Masyarakat Sampai Pelosok Desa

0
Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIk saat menghadiri Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla (Foto; Ist)

Kapolda Jambi Hadiri Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla

0
Rapat paripurna dengan agenda pengambilan sumpah Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Provinsi Jambi sisa jabatan 2019-2024, Samsul Riduan  (foto:Ndi)

Samsul Riduan Resmi Jabat Anggota DPRD Provinsi Jambi Gantikan Zainul Arfan

0

PT Sinatria Inti Surya: Proyek Jalan Rp19,47 Miliar di Mukomuko Sudah Sesuai Perencanaan dan Rampung Total

10/01/2026

Gateball Jambi Cup 2026, Wamen PU Nilai Jambi Siap Jadi Contoh Nasional

09/01/2026

WARGA TANJUNG MULYA SP9 CATAT SEJARAH, AMBULAN DESA DIBELI DARI SWADAYA

08/01/2026

Meriahkan HUT ke-69, Dinas PUPR Provinsi Jambi Gelar Turnamen Gateball Gubernur Cup 2026

08/01/2026

Artha Band Tampil dengan Wajah Baru, Siap Warnai Industri Hiburan Lokal

05/01/2026

Kadis PUPR Provinsi Jambi: HUT ke-69 Momentum Perkuat Sinergi Menuju Jambi MANTAP 2029

05/01/2026

MERAJUT KEBERSAMAAN, MENJAHIT SOBEKAN PERSAUDARAAN: PPWI SIAP HADAPI TAHUN 2026 DENGAN SOLIDITAS YANG LEBIH MENDASAR

01/01/2026

RENCANA ALIRAN AIR IRIGASI MANJUNTO KIRI HARI INI; PROYEK BWS PRIMER YANG BELUM SELESAI TIDAK MENIMBULKAN KENDALA

01/01/2026

Wakil Bupati Kaur Hadiri Paripurna Pelantikan PAW Anggota DPRD Kaur

31/12/2025

SIAP AMANKAN NATARU, KODIM 0428/MUKOMUKO BERSAMA FORKOPIMDA MUKOMUKO TINJAU POS PENGAWASAN DAN GEREJA DI WILAYAHNYA

31/12/2025

Disclaimer | Hak Jawab dan Koreksi Berita | Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | SOP Perlindungan Wartawan

No Result
View All Result
  • Daerah
    • PERISTIWA
  • Advertorial
  • Pemerintahan
  • PARLEMEN
  • Politik
  • Kabar TNI-Polri
    • HUKUM & KRIMINAL
  • BENGKULU
    • MUKOMUKO
    • LEBONG
    • KAUR
    • BENGKULU SELATAN
    • KEPAHIANG
  • Ekbis
  • Opini
  • SPORT
    • LIFESTYLE
    • KESEHATAN
  • Nasional

JL. Apli RT 37 Kel. Paal Merah Kec. Paal Merah Kota Jambi Kode Pos 36139 Email : aksara24.id@gmail.com Phone / WA : 0811-748-2424|©2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In