Aksara24.id – Indonesia terus melangkah menuju transformasi digital, terutama dalam sistem transportasi dan infrastruktur jalan. Tol Bayung Lencir-Tempino (Baleno), tol pertama di Provinsi Jambi yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 16 Oktober 2024, kini resmi menerapkan sistem pembayaran elektronik sepenuhnya.
Dalam acara sosialisasi bertajuk Sosialisasi Elektronifikasi Pembayaran Jalan Tol di Ruas Tol Bayung Lencir-Tempino yang digelar di Jambi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Warsono, mengungkapkan bahwa penerapan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi para pengguna tol.
“Mulai hari ini, pengguna Tol Bayung Lencir-Tempino wajib menggunakan Kartu Uang Elektronik (UE) saat melintasi gerbang tol. Walaupun tarif tol belum diterapkan, tapping kartu tetap diperlukan untuk mempersiapkan pengguna menghadapi sistem tol berbayar penuh di masa mendatang,” kata Warsono dalam sambutannya.
Langkah besar ini didukung oleh sektor perbankan nasional, termasuk Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BCA, yang berperan penting dalam menyediakan serta memfasilitasi penjualan kartu uang elektronik di gerbang tol.
“Bank-bank ini secara bergilir akan menyediakan layanan penjualan kartu di area gerbang tol dengan harga Rp50.000 per kartu. Pembayaran dapat dilakukan menggunakan QRIS untuk mempercepat transaksi dan menghindari antrean panjang,” tambah Warsono.
Warsono menegaskan bahwa penerapan sistem pembayaran elektronik ini bertujuan untuk mempercepat proses transaksi di gerbang tol, mengurangi waktu tunggu, dan meningkatkan kenyamanan pengguna.
Selain itu, ia menyebut bahwa saldo kartu UE bisa diisi ulang melalui berbagai platform, seperti mobile banking, e-commerce, atau di agen perbankan terdekat.
Selain sebagai alat pembayaran tol, kartu UE juga dapat digunakan untuk pembayaran tiket angkutan umum, transaksi di minimarket, dan parkir. Sebagai upaya memastikan kelancaran implementasi, Bank Indonesia bersama BUJT dan perbankan akan menggelar sosialisasi selama 30 hari ke depan.
“Kami bekerja sama dengan berbagai media, termasuk TV, radio, media sosial, serta iklan layanan masyarakat, untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya elektronifikasi dan cara penggunaannya,” jelas Warsono.
Penerapan pembayaran elektronik di Tol Bayung Lencir-Tempino ini menandai langkah maju dalam transformasi infrastruktur digital Indonesia, terutama di sektor transportasi, dan diharapkan dapat memberikan kemudahan serta mempercepat laju pembangunan ekonomi di Provinsi Jambi dan sekitarnya.(Gs/*)






































Discussion about this post