Aksara24.id – Dedy Yansi, Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nomor urut Dua, Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Telanaipura, Danau Sipin, dan Danau Teluk, menyambut baik keputusan Gubernur Jambi untuk menghentikan operasional truk angkutan batu bara di jalan umum dalam Provinsi Jambi.
Pria sapaan akrabnya Edi Ayam ini mengatakan bahwa, kebijakan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Jambi, yang telah menjadi korban dari angkutan batu bara yang tidak teratur dan merugikan.
Ia juga mendorong pengusaha batu bara untuk mematuhi peraturan yang berlaku, sehingga kesejahteraan bersama dapat terjamin.
Menurutnya, pengusaha batu bara harus mengakui bahwa mereka memainkan peran penting dalam pengembangan ekonomi Jambi, namun hal ini tidak boleh dilakukan dengan merugikan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sebelumnya, angkutan batu bara melalui jalur darat di daerah Jambi telah menyebabkan kerusakan lingkungan, termasuk kerusakan jalan dan banjir akibat penggunaan alat berat.
‘Pengaturan yang tidak teratur dan kurangnya pengawasan menyebabkan banyak kesulitan bagi masyarakat, seperti terganggunya transportasi umum dan kesehatan akibat debu batu bara,” ucap Edi Ayam, Rabu (24/01/2024).
Meskipun banyak pengusaha batu bara yang akan merasakan dampak dari kebijakan ini, Edi berharap bahwa mereka bisa mengakui manfaat jangka panjang yang akan diperoleh oleh seluruh masyarakat.
Kesejahteraan bersama harus menjadi prioritas utama dan masyarakat Jambi layak untuk hidup dan bekerja dalam lingkungan yang sehat dan aman.
Edi juga menegaskan bahwa, kebijakan untuk menghentikan angkutan batu bara via jalur darat bukanlah akhir dari perjuangan untuk menjaga lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap bahwa pemerintah dan masyarakat akan terus memperjuangkan kebijakan yang lebih baik di masa depan.
“Jangan sampai kita hanya tertarik pada keuntungan jangka pendek yang merugikan kesejahteraan bersama dan masa depan anak cucu kita,” pungkasnya. (SA)






































Discussion about this post