Aksara24.id – Untuk kepentingan penyidikan dan memastikan informasi terkait penemuan mayat Mister X di Sawahlunto pada tanggal 30 Desember 2022, keluarga korban Iwan Sutrisman Telaumbanua, yakni Losawato Telaumbanua (ayah korban) dan Yasozatulo Telaumbanua (adek ayah korban) diajak ke Lantamal II Padang.
Kepergian keluarga korban ini langsung dikawal dan difasilitasi oleh Lanal Nias yang langsung diperintahkan oleh Danlanal Nias Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah, S.E., M.Tr Hanla., M.M., CHRMP.
“Keluarga korban sudah berangkat dari Pelabuhan Gunungsitoli tadi naik KMP Wira Glory dan ditemani atau dikawal langsung oleh 2 Personil Lanal Nias, yakni Letda Laut Joni Wanto Harefa dan Tufan,” kata Danlanal Nias. Senin, (1/4/2024).
Hal yang sama juga dibenarkan oleh keluarga korban bernama Yasozatulo Telaumbanua, bahwa mereka berdua sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Gunungsitoli ke Sibolga setelah itu menuju ke Padang yang ditemani dan dilayani langsung oleh kedua personil dari Lanal Nias.
“Kami meminta dukungan dan doa dari masyarakat Nias Selatan secara khusus dan masyarakat Indonesia,” harapnya.
Dalam konferensi pers sebelumnya, Danlanal Nias menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan atau akomodasi kelaurga yang ke Padang, ditanggung oleh Lanal Nias.
Sebelumnya, dalam konferensi pers. Sabtu, (30/3/2024) Danlanal Nias, Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah, S.E., M.Tr Hanla., M.M., CHRMP didampingi Dandepom, dan Pasintel menyampaikan bahwa berdasarkan informasi pada tanggal 30 Desember 2022 ada penemuan jenazah diduga jenis kelamin laki-laki tanpa identitas di daerah Sawahlunto Sumatera Barat. Ini sedang di dalami oleh penyidik apakah benar jenazah tersebut adalah diduga si korban yaitu saudara korban berinisial IST (22).
Mengenai hal ini penyidik akan memanggil keluarga korban untuk dipanggil sebagai saksi maupun untuk identifikasi dan pencocokan dengan jenazah apakah benar yang ditemukan tersebut adalah korban yang telah hilang sejak tanggal 24 Desember 2022.
“Lanal Nias dalam hal ini akan memfasilitasi keluarga korban untuk menuju Padang, serta melakukan pendampingan dalam mengambil keterangan seperti saksi, melengkapi berkas penyidikan maupun untuk mencocokkan jenazah. Apabila betul seratus persen jenazah tersebut adalah korban nanti kami fasilitasi untuk pemulangan jenazah kepada kelurga korban,”katanya (Ed)






































Discussion about this post