Aksara24 – Di tengah upaya membangun generasi yang berkualitas dan berintegritas, Wagub Jambi, H. Abdullah Sani, menyoroti peran penting santri Pondok Pesantren (Ponpes) Irsyadul ‘Ibad sebagai cikal bakal generasi penerus bangsa yang unggul.
Pada acara Haflah Akhirussanah Khotmil Qur’an Bil Ghoib dan Alfiyah Ibnu Malik di Ponpes Muara Bulian, Desa Simpang Kubu Kandang, Kec. Pemayung, Kabupaten Batanghari, Wagub Sani menekankan pentingnya penerapan ilmu agama dalam membentuk karakter yang berakhlakul karimah.
“Saya percaya, santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Irsyadul ‘Ibad memiliki potensi besar untuk menjadi teladan bagi masyarakat dan generasi yang lain,” ujar Wagub Sani.
Sementara itu, dalam menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Gubernur Jambi, Al Haris,Wagub Sani mengajak semua untuk mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi pemimpin mereka.
“Mari bersama-sama kita mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugasnya,” kata Wagub Sani dengan penuh harap.
Ponpes Irsyadul ‘Ibad diapresiasi oleh Wagub Sani atas kontribusinya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Jambi.
“Perkembangan Ponpes ini sejak berdiri 20 tahun lalu telah menghasilkan banyak santri yang terampil dan berilmu pengetahuan,” tambahnya.
Dalam konteks ini, Wagub Sani mengajak semua pihak untuk memberikan apresiasi kepada seluruh pengajar dan pengelola Ponpes Irsyadul ‘Ibad atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendidik generasi muda.
“Kami berharap agar Ponpes ini terus eksis dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, serta tetap memegang teguh tradisi positif dalam pendidikan agama dan pengetahuan,” ujarnya.
Wagub Sani menutup pidatonya dengan harapan agar ilmu agama yang diterapkan oleh santri dapat membentuk karakter yang berakhlakul karimah.
“Kami berharap para santri dapat menjadi motor penggerak kebaikan dalam masyarakat, dengan membawa perubahan positif dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh umat,” tutupnya. (GS)






































Discussion about this post