Aksara24 – Operasi Patuh Toba 2024 telah menunjukkan hasil positif pada hari kedua pelaksanaannya. Penerapan disiplin berlalu lintas secara tegas dilakukan guna mewujudkan keamanan, keselamatan, dan ketertiban di jalan raya.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, menjelaskan bahwa penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas bertujuan untuk mengurangi potensi kecelakaan. Sejauh ini, terdapat 40 kasus pelanggaran yang ditindak menggunakan sistem tilang elektronik (ETLE).
“Hingga hari kedua, 1.036 pelanggar telah ditilang secara manual oleh petugas di lapangan, sementara 936 pelanggar lainnya diberikan teguran,” ungkap Hadi.
Hadi menambahkan bahwa operasi ini tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan kampanye keselamatan melalui berbagai media. Kampanye ini telah dilakukan sebanyak 105 kali di media cetak, 193 kali di media elektronik, serta melalui media sosial dan spanduk yang tersebar di berbagai titik strategis.
Mantan Kapolres Biak Papua ini juga melaporkan bahwa dalam operasi ini tercatat 8 kejadian kecelakaan lalu lintas. Dari kejadian tersebut, 1 orang meninggal dunia, 3 orang mengalami luka berat, dan 6 orang mengalami luka ringan.
“Polisi akan terus menjaga sendi-sendi kehidupan masyarakat. Kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas sangat penting agar Sumatera Utara siap menyongsong PON XXI 2024,” pungkas Hadi. (Smjk)






































Discussion about this post