Aksara24 – Pemerintah Kabupaten Batanghari kini berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mayoritas bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan. Fokus utama mereka adalah mewujudkan Kabupaten Batanghari sebagai daerah swasembada pangan.
Dalam acara tanam perdana padi sawah yang berlangsung di Persawahan Pematang Temiang, Desa Olak Besar, Kecamatan Batin XXIV, pada Rabu (17/7/24).
Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief, memberikan apresiasi kepada Gapoktan Sri Rezeki. Fadhil Arief memuji upaya Gapoktan Sri Rezeki dalam meningkatkan produksi dan produktivitas padi di daerah tersebut.
Fadhil Arief menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan Program Strategis Nasional bagi Kabupaten Batanghari, sejalan dengan visi dan misi “Batanghari Tangguh.” Ia menekankan pentingnya ketersediaan pangan yang cukup dan terjamin sebagai penopang kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Pemenuhan kebutuhan pangan adalah hal mendasar bagi kehidupan masyarakat. Ketersediaan pangan yang cukup dan terjamin sangat penting untuk kesejahteraan sehari-hari,” ujar Fadhil Arief.
Meskipun demikian, ia mengakui adanya kekurangan dalam fasilitas dan sarana yang diharapkan oleh para petani. Fadhil Arief berharap para petani dapat menunjukkan semangat nyata dalam pengembangan dan peningkatan kebutuhan pangan di Kabupaten Batanghari, meski dalam situasi dan kondisi yang ada saat ini.
Bupati Batanghari juga mengucapkan terima kasih kepada Gapoktan Sri Rezeki dan masyarakat Desa Olak Besar atas dedikasinya dalam mengubah lahan yang kurang produktif menjadi lahan sawah yang produktif. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan, khususnya untuk kebutuhan Kecamatan Batin XXIV dan Kabupaten Batanghari secara umum.
“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan sarana dan fasilitas pertanian di masa depan. Ini termasuk membangun irigasi terintegrasi dengan lahan persawahan, memastikan ketersediaan bibit yang dibutuhkan petani, serta menyediakan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung pengelolaan lahan dan produksi sektor pertanian,” jelas Fadhil Arief. (Adv)






































Discussion about this post