Aksara24.id – Aliansi Pemuda Peduli Kaur (APIK) menggelar diskusi terbuka bertajuk “Membentuk Kaum Milenial Gemilang Berwawasan Kebangsaan” di Pondok Pesantren SMP dan SMA Darul Mukhlasin, Desa Ulak Pandan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, pada Sabtu (1/2/2025).
Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat negara yang berfokus pada keamanan nasional.
Sebelum diskusi dimulai, panitia mengajak para peserta terdiri dari pelajar serta santriwan dan santriwati untuk bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Diskusi resmi dibuka oleh Kepala Pondok Pesantren Darul Mukhlasin, H. Siradjudin Aqsa, sebelum dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kaur, Ustadz H. Yulisasman, menjadi pembicara pertama dalam diskusi tersebut. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya rasa cinta terhadap Tanah Air bagi generasi muda, terutama para pelajar dan santri.
“Pelajar dan santri wajib memiliki kecintaan terhadap Tanah Air. Jangan mudah menghakimi ajaran atau pemahaman yang berbeda sebagai sesuatu yang salah, karena dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Dengan cara inilah kita dapat bersama-sama menjaga keutuhan NKRI serta mencegah paham radikalisme yang justru merugikan diri sendiri,” ujar Ketua MUI Kaur.
Acara diskusi ini menjadi wadah bagi para peserta untuk memperluas wawasan kebangsaan dan memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman. (Jhr)






































Discussion about this post