Aksara24.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jambi menegaskan komitmennya dalam mendorong hilirisasi pangan sebagai strategi utama untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah. Komitmen ini disampaikan dalam Forum Ekonomi dan Bisnis (FEB) Jambi – Triwulan I 2025 yang digelar pada 6 Maret 2025 di Kota Jambi.
Dalam forum tersebut, KPw BI Jambi menyoroti kondisi ekonomi daerah yang pada 2024 mencatat pertumbuhan sebesar 4,51% (yoy), sedikit melambat dari tahun sebelumnya yang mencapai 4,66% (yoy). Kepala Perwakilan BI Jambi, Warsono, menjelaskan bahwa perlambatan ini dipengaruhi oleh gangguan sektor pertanian akibat banjir serta belum optimalnya jalur transportasi batubara.
“Kami melihat hilirisasi pangan sebagai solusi utama dalam meningkatkan ketahanan ekonomi Jambi. Dengan memperkuat industri pengolahan, kita dapat mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ujar Warsono.
Lebih lanjut, Bank Indonesia berperan aktif dalam mendorong sinergi antara sektor keuangan, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam mewujudkan hilirisasi pangan.
“Kami siap mendukung inisiatif pembiayaan yang berkelanjutan dan memberikan pendampingan bagi pelaku usaha yang bergerak di sektor ini,” tambah Warsono.
Forum ini juga menghadirkan diskusi panel dengan narasumber dari berbagai bidang, termasuk Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, Rektor PERBANAS Institute, serta David E. Sumual, Chief Economist PT. Bank Central Asia, Tbk. Mereka membahas pentingnya efisiensi dalam rantai pasok pangan dan dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan.
“Tanpa dukungan sektor keuangan yang kuat, upaya hilirisasi pangan tidak akan berjalan optimal. Peran Bank Indonesia dalam menciptakan ekosistem keuangan yang mendukung pertumbuhan industri sangatlah krusial,” ujar David E. Sumual.
Dengan adanya berbagai inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia, hilirisasi pangan diharapkan dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan di Provinsi Jambi. Ke depan, BI Jambi berkomitmen untuk terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung inovasi dan investasi di sektor pangan guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. (hd)






































Discussion about this post