Aksara24.id – Literasi adalah kunci utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Tanpa kemampuan literasi yang baik, seseorang akan kesulitan mengakses informasi, berkomunikasi, dan berkembang dalam kehidupan.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Batanghari menargetkan peningkatan literasi dan numerasi di tahun 2025 sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang lebih maju dan kompetitif.
“Kami menargetkan skor delapan untuk literasi dan numerasi. Ini adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Batanghari,” ujar Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief.
Sejak memimpin Batanghari, duet kepemimpinan Fadhil-Bakhtiar telah menunjukkan progres signifikan di sektor pendidikan. Berdasarkan data, tingkat literasi di Batanghari mengalami peningkatan dari 45,95 pada tahun 2021 menjadi 57,10 pada tahun 2024. Sementara itu, kemampuan numerasi yang sebelumnya berada di angka 23,36 pada tahun 2021 juga meningkat pesat menjadi 50,59 pada tahun 2024.
Peningkatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Batanghari dalam memperbaiki kualitas pendidikan dan membangun generasi yang lebih kompeten.
Menurut Fadhil Arief, kemampuan literasi yang baik sangat berpengaruh terhadap perkembangan individu dan daya saing suatu daerah.
“Literasi yang baik tidak hanya membantu seseorang memahami dan mengolah informasi secara efektif, tetapi juga mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Di era globalisasi yang semakin kompetitif, literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup pemahaman kritis, keterampilan berpikir logis, serta penguasaan teknologi digital.
“Literasi memegang peranan vital dalam menciptakan SDM yang unggul. Dengan literasi yang baik, individu akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan zaman, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi lebih besar bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Batanghari terus mendorong berbagai program peningkatan literasi, termasuk pelatihan bagi tenaga pendidik, penyediaan akses buku dan teknologi, serta program pembinaan bagi siswa di berbagai jenjang pendidikan.
Dengan langkah konkret ini, diharapkan Batanghari dapat melahirkan generasi yang cerdas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Adv)






































Discussion about this post