Bengkulu, Aksara24.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan tak terduga ke Bengkulu pada Minggu (6/4/2025).
Tujuannya bukan untuk agenda kenegaraan, melainkan untuk menjemput langsung sekretaris pribadinya, Agung Surahman, yang tertinggal rombongan sebelum keberangkatan Presiden ke Malaysia.
Kedatangan Presiden Prabowo di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, tetap menarik perhatian meski bersifat pribadi.
Ia disambut hangat oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang turut mendampingi proses penjemputan.
“Ini bentuk perhatian luar biasa dari Presiden kepada staf terdekatnya. Semoga ini juga menjadi kesempatan baik bagi Bengkulu untuk lebih dekat dengan pusat,” ujar Gubernur Helmi Hasan saat menyambut Presiden di bandara.
Agung Surahman: Putra Daerah Bengkulu yang Kini Sekpri Presiden
Agung Surahman bukan sosok asing di Bengkulu. Ia merupakan warga asli Bengkulu yang sejak 2020 dipercaya sebagai Sekretaris Pribadi (Sekpri) Presiden Prabowo.
Sebelum mendampingi Presiden, Agung dikenal aktif di dunia politik dan organisasi relawan.
Beberapa fakta menarik tentang Agung Surahman:
Karier Awal: Memulai karier sebagai pegawai bank daerah, lalu menjadi admin perusahaan pertanian di Bengkulu, dan merintis usaha sendiri.
Terjun ke Politik: Bergabung dengan Partai Gerindra pada 2018 dan menjabat sebagai Ketua Umum Relawan Sanak Prabowo Bengkulu.
Jabatan Saat Ini: Diangkat sebagai Sekpri Prabowo pada Juni 2020, sebuah posisi strategis yang menunjukkan kepercayaan penuh dari Presiden.
Pendidikan: Lulusan Universitas Bengkulu.
Agung sendiri mengaku tak menyangka akan dijemput langsung oleh Presiden.
“Saya benar-benar terharu dan berterima kasih atas perhatian beliau. Ini menjadi motivasi besar untuk terus bekerja dengan sungguh-sungguh,” ujar Agung saat ditanya wartawan.
Meskipun singkat dan tanpa acara resmi, kunjungan mendadak ini menyisakan kesan hangat di tengah masyarakat Bengkulu.
Tak sedikit yang berharap kehadiran Presiden bisa membuka peluang lebih besar bagi daerah tersebut dalam hal pembangunan dan perhatian dari pemerintah pusat. (**)






































Discussion about this post