Bengkulu, Aksara24.id – Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus membangun infrastruktur jalan di seluruh wilayah, termasuk Kabupaten Mukomuko.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah provinsi menjelaskan bahwa program pembangunan jalan tahun 2025 mencakup berbagai daerah sesuai skala prioritas dan kondisi lapangan.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menyatakan bahwa Pemprov Bengkulu tidak mengabaikan Kabupaten Mukomuko dalam perencanaan pembangunan.
Ia menjelaskan, alokasi dana infrastruktur provinsi tahun depan memang tersebar, namun tetap menyentuh ruas-ruas penting di Mukomuko.
“Beberapa ruas jalan di Mukomuko akan kami tangani pada 2025, salah satunya melalui program pemeliharaan rutin dan peningkatan jalan. Progresnya disesuaikan dengan hasil survei teknis di lapangan,” kata Tejo saat dikonfirmasi wartawan.
Tejo mengakui bahwa harapan masyarakat Mukomuko terhadap pembangunan memang cukup tinggi.
Namun, ia meminta semua pihak memahami keterbatasan anggaran dan kebutuhan pembangunan di seluruh kabupaten/kota di Bengkulu.
“Kami memahami keinginan masyarakat Mukomuko. Oleh karena itu, kami sudah agendakan diskusi lanjutan dengan Pemkab Mukomuko untuk menyusun rencana pembangunan jangka menengah hingga 2027,” ujarnya.
Dinas PUPR Provinsi juga mengajak Pemkab Mukomuko untuk aktif mengusulkan program prioritas agar pembangunan bisa lebih tepat sasaran.
Sinergi dua pemerintah dianggap penting untuk mengatasi persoalan infrastruktur yang bersinggungan langsung dengan aktivitas ekonomi warga.
Sementara itu, beberapa tokoh masyarakat menyambut baik langkah klarifikasi ini, namun tetap berharap realisasi anggaran benar-benar menyentuh jalan-jalan rusak yang selama ini terbengkalai.
“Jangan hanya sebatas pernyataan. Kami ingin bukti konkret bahwa Mukomuko tetap diperhatikan,” ujar Dani, warga Kecamatan Penarik.
Pemerintah provinsi memastikan bahwa alokasi anggaran akan terus bertambah seiring kemampuan fiskal daerah.
Fokus utama tetap pada perbaikan ruas jalan yang rusak parah dan berdampak besar pada mobilitas dan perekonomian warga.
Tejo menambahkan bahwa peningkatan konektivitas antarwilayah merupakan kunci pemerataan pembangunan, dan Mukomuko termasuk dalam target prioritas strategis pemerintah. (HS)






































Discussion about this post