Bengkulu, Aksara24.id – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menutup secara resmi ajang Open Turnamen Tenis Meja Kapolda Cup 2025 yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79, Minggu (13/7/2025).
Penutupan berlangsung di Sportatorium Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah serta para tokoh olahraga.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari ini menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-79, sekaligus ajang mempererat hubungan antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.
Lebih dari 300 peserta dari berbagai kalangan berpartisipasi dalam pertandingan yang berlangsung meriah dan penuh semangat.
Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah menunjukkan semangat bertanding dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga, khususnya tenis meja.
“Kemenangan dalam olahraga bukan semata tentang medali, tetapi tentang nilai-nilai positif yang kita bangun bersama, seperti disiplin, kerja sama, dan ketekunan,” ujar Helmi Hasan dalam sambutannya.
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., turut memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak pendukung atas terselenggaranya turnamen dengan baik.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya membangun prestasi, tetapi juga menjadi medium memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
“Turnamen ini menjadi momentum mempererat tali persaudaraan. Kami bangga melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam mengikuti dan menyukseskan acara ini,” ungkap Kapolda.
Penutupan turnamen juga dihadiri oleh Walikota Bengkulu, jajaran PJU Polda Bengkulu, para Kapolres dari wilayah hukum Polda Bengkulu, Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Ketua PTMSI Bengkulu, serta anggota DPRD Provinsi Bengkulu.
Mereka menyampaikan dukungan agar kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan generasi muda melalui olahraga.
Turnamen Kapolda Cup 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya membangun atmosfer positif di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Polda Bengkulu berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang terus berkontribusi bagi pembinaan olahraga dan kebersamaan sosial di daerah.
“Mari kita jadikan olahraga sebagai jalan untuk menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan, dan membangun karakter,” tutup Gubernur Bengkulu. (**)






































Discussion about this post