Mukomuko, Aksara24.id — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko bersama sejumlah pihak meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Tanah Rekah, Kecamatan Kota Mukomuko.
Lokasi yang dipilih berada di samping Balai Latihan Kerja (BLK) desa tersebut.
Kepala Dinas PUPR, Ir. Apriansyah, ST., MT., memimpin survei tersebut dengan menggandeng Tim Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR, perwakilan Pemerintah Daerah Mukomuko, Kepala Desa, Kepala Dusun, serta BPD Desa Tanah Rekah. Tim gabungan ini memastikan kelayakan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat pendidikan alternatif bagi masyarakat.
Apriansyah menjelaskan, survei ini menjadi bagian awal dari proses teknis pembangunan yang akan segera dilanjutkan.
“Kami ingin memastikan lahan ini memenuhi aspek teknis dan tata ruang, sehingga pembangunan sekolah dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” tegasnya.
Pemilihan lokasi di dekat BLK dianggap strategis karena mendekatkan fasilitas pendidikan dengan pelatihan keterampilan.
Hal ini dinilai mampu membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dalam memperoleh pendidikan dan pemberdayaan ekonomi secara bersamaan.
Sementara itu, perwakilan dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pemerataan pembangunan pendidikan, terutama di daerah yang membutuhkan.
Kehadiran tim pusat juga menjadi sinyal kuat bahwa proyek ini mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari berbagai tingkatan pemerintahan.
Kepala Desa Tanah Rekah, Andi Fajar, menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Ia menyebutkan bahwa warga telah menantikan kehadiran Sekolah Rakyat sebagai solusi akses pendidikan yang lebih terjangkau dan dekat dengan pemukiman warga.
Rencana ini mencerminkan kolaborasi nyata antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.
Jika terealisasi sesuai jadwal, Sekolah Rakyat ini diperkirakan mampu memberi dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Mukomuko, sekaligus menjadi inspirasi untuk daerah lain yang memiliki semangat serupa.
Pewarta: Hidayat Saleh






































Discussion about this post