Mukomuko, Aksara24.id — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 yang digelar Kodim 0428/Mukomuko terus menunjukkan kemajuan nyata.
Pada hari Sabtu ini, tim satgas bersama warga fokus menyelesaikan pemasangan dinding rumah untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan penimbunan jalan rusak di Dusun Wonosalam, Desa Sumber Makmur.
Pekerjaan pemasangan dinding rumah menjadi bagian penting dari upaya memperbaiki kualitas tempat tinggal warga.
Rumah yang sebelumnya tak layak huni kini mulai berubah menjadi hunian yang lebih kokoh dan nyaman.
Satgas TMMD dan masyarakat bekerja bahu-membahu menyusun batako dan memperkuat struktur bangunan.
Selain membangun rumah, tim juga melakukan penimbunan jalan berlubang menggunakan batu koral. Jalan sepanjang 950 meter itu merupakan akses utama warga menuju kebun, sekolah, dan fasilitas umum lainnya.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas masyarakat bisa berlangsung lebih lancar dan aman, terutama saat musim hujan.
Kepala Desa Sumber Makmur, Hadi Sulistyo, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Satgas TMMD dalam pembangunan desa.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran TNI di desa kami. Kehadiran mereka membawa perubahan besar, mulai dari perbaikan rumah warga hingga akses jalan yang kini lebih layak dilalui,” ujarnya.
Menurut Komandan Kodim 0428/Mukomuko, Letkol Inf Andri Sulistiawan, program TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik.
Lebih dari itu, program ini bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat desa.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pelaksana proyek, tapi sebagai bagian dari masyarakat yang ikut membangun,” ujarnya.
Dengan kemajuan yang telah dicapai di Wonosalam, TMMD ke-125 menunjukkan bahwa sinergi antara TNI dan warga mampu mendorong percepatan pembangunan desa secara menyeluruh.
Pekerjaan terus berlanjut, dengan harapan seluruh target program tuntas tepat waktu dan membawa dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: Hidayat Saleh






































Discussion about this post