Mukomuko, aksara24.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, yang dipimpin oleh Ir. Apriansyah, ST, MT, melalui Bidang Bina Marga, Ir. M. Yusuf, ST, didampingi oleh Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Hadi Wijaya, ST, melakukan monitoring dan pemeriksaan pembesian dan teknis kerja sebelum dilakukan pengecoran lantai jembatan di lokasi Jembatan SP2 Sukamaju – Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, pada 20 September 2025.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Ir. Apriansyah, ST, MT, menjelaskan bahwa pembesian untuk lantai beton jembatan adalah proses merakit baja tulangan yang bertujuan untuk memperkuat dan menambah daya tahan beton terhadap beban lalu lintas dan beban lainnya. “Pembesian ini sangat penting untuk memastikan kekuatan dan keamanan jembatan,” ujarnya.

Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, diharapkan lalu lintas dan transportasi masyarakat menjadi lancar dan aman, serta meningkatkan aktivitas perekonomian di wilayah tersebut. “Semoga dengan selesainya jembatan ini nanti, masyarakat dapat menikmati kemudahan dan keamanan dalam bertransportasi, serta meningkatkan aktivitas perekonomian di wilayah tersebut dengan lancar dan nyaman,” harap Ir. Apriansyah.
Dalam melakukan monitoring dan pemeriksaan, Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko memastikan bahwa semua proses pembangunan jembatan dilakukan dengan kualitas yang tinggi dan sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan demikian, diharapkan jembatan yang dibangun dapat bertahan lama dan aman untuk digunakan oleh masyarakat.
Pembangunan infrastruktur yang berkualitas sangat penting untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya jembatan yang kuat dan aman, masyarakat dapat menikmati kemudahan dan keamanan dalam bertransportasi, serta meningkatkan aktivitas perekonomian di wilayah tersebut. Oleh karena itu, Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (HD)
SUMBER: (ADMIN PUPR)






































Discussion about this post