Kota Blitar, Aksara24.id -Inovasi sosial Kota Blitar kembali mencuri perhatian setelah program “Puspa Dahana” berhasil masuk ke dalam Top 15 Inovasi Teknologi (Inotek) Award Jawa Timur 2025. Penghargaan tersebut diterima pada acara penganugerahan di Surabaya, Kamis 13 November 2025.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, menyerahkan penghargaan tersebut kepada Kusno, Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Kota Blitar. Pengakuan ini sekaligus menegaskan komitmen Kota Blitar dalam mengembangkan inovasi yang berpihak pada masyarakat.
Inovator “Puspa Dahana”, Eka Sulistyana, menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka pendaftaran Inotek Award sejak Februari hingga April 2025. Ajang bergengsi ini mengakomodasi berbagai kategori inovasi, mulai dari teknologi digital, agribisnis, energi terbarukan, hingga inovasi sosial dan kependudukan.
Eka mengungkapkan bahwa pada 11 Juni 2025, timnya mendapat undangan untuk melakukan presentasi proposal di hadapan juri.”Proses ini menjadi tahapan krusial untuk mengukur sejauh mana efektivitas dan keberlanjutan inovasi yang diusulkan,”terang Eka saat dikonfirmasi awak media pada Jumat 14 November 2025.
Dari berbagai tahapan seleksi tersebut, “Puspa Dahana” berhasil melaju dan ditetapkan sebagai salah satu dari 15 inovasi terbaik dalam kategori Inovasi Sosial dan Kependudukan. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa upaya pemberdayaan masyarakat di Kota Blitar berjalan dengan arah yang tepat.
Eka menjelaskan, “Puspa Dahana” tidak hanya fokus pada inovasi konsep, tetapi juga mengedepankan peran aktif masyarakat, lembaga pendidikan, dan pelaku usaha. Sinergi tersebut menjadi kekuatan utama program ini dalam menjalankan kegiatan kolaboratif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia berharap prestasi ini terus mendorong Kota Blitar untuk semakin aktif melahirkan inovasi. “Kami ingin membuktikan bahwa inovasi sosial bisa lahir dari kerja bersama. Semoga ini menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh,” ungkapnya.(Iwan/kmf/adv)






































Discussion about this post