Aksara24.id – Sedikitnya ada 60 titik panas terpantau di Kabupaten Sarolangun. Pemerintah setempat telah menetapkan status siaga darurat karhutla.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sarolangun, Yen Iswadi mengatakan pihaknya akan terus memantau sejumlah titik panas yang ada di Kabupaten Sarolangun.
Namun demikian, lanjutnya, dari puluhan titik panas yang terpantau itu tidak ditemukan adanya titik api.
“Tidak ada lokasi yang terbakar. Kemungkinan semacam suhu panas yang menyebabkan munculnya hot spot,” kata Yen Iswadi, Jum’at (17/06/2022).
Saat ini, kata Yen Iswadi, pihaknya masih kesulitan pendanaan lantaran APBD Sarolangun tidak menganggarkan untuk pembiayaan operasional siaga karhutla.
“Kami sedang mengusahakan bantuan ke BNPB. Muda-mudahan terealisasi,” ujarnya.
Yen Iswadi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar mengingat dampak buruk yang ditimbulkan cukup besar.
“Tentu kita tidak ingin pengalaman buruk di 2019 lalu terulang kembali,” tandasnya. (GA)






































Discussion about this post