Aksara24.id – Guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara, Jasa Raharja Cabang Jambi menggelar Forum Keselamatan Kecelakaan Lalu Lintas (FKKL) di Kafe Soematri.
Acara ini, yang dihadiri oleh berbagai instansi penting termasuk Gakkum Polresta Jambi, BPJS Kesehatan, RSUD Mattaher, RS DKT, dan RS Bayangkara, bertujuan utama untuk membahas pencegahan kecelakaan lalu lintas dan penyelesaian santunan kepada korban yang mengalami laka atau pelanggaran lalu lintas.
Kepala Cabang Jasa Raharja Cabang Jambi, Donny Koesprayitno, menjelaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap risiko besar yang mereka hadapi jika melanggar aturan lalu lintas.
“Tidak hanya risiko kecelakaan, tetapi juga risiko keuangan yang tidak terjamin jika mereka terlibat dalam insiden akibat pelanggaran aturan lalu lintas,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/10).
Dalam forum FKKL ini, Jasa Raharja berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk meningkatkan kebijakan terkait perilaku taat peraturan berlalu lintas.
Salah satu kebijakan yang menjadi sorotan adalah penolakan santunan kepada korban kecelakaan yang melakukan enam pelanggaran lalu lintas, termasuk melawan arus, berkendara tanpa SIM yang sah, dan mengemudikan kendaraan bermotor yang telah dimodifikasi yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih patuh terhadap peraturan lalu lintas, dengan harapan dapat mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan oleh pelanggaran tersebut.
Jasa Raharja sebagai lembaga yang memberikan santunan kepada korban kecelakaan, ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan adil.
Melalui FKLL ini, diharapkan tercipta kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya mematuhi peraturan berlalu lintas dan keselamatan dalam berkendara.
Forum ini juga menjadi platform bagi pihak terkait untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama dalam upaya mencegah kecelakaan lalu lintas serta memberikan penyelesaian yang adil bagi korban. (Sa)






































Discussion about this post