Aksara24.id – Wakil Bupati Kaur, Herlian Muchrim ST memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Kaur Tahun 2024 diadakan di Aula BAPPEDA pada Selasa (27/02/2024).
Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Sekda Kaur, kepala BAPPEDA dan Litbang, beberapa kepala OPD yang terkait, serta forum APDESI 15 kecamatan se-Kabupaten Kaur.
Wakil Bupati Herlian Muhrim ST. menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden No. 04 Tahun 2022 untuk mengurangi kemiskinan menjadi 0% (nol persen) di daerah Kabupaten Kaur.
Wakil Bupati Kaur dan Sekda Kaur mengapresiasi upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Kaur yang menunjukkan hasil dengan menurunnya angka kemiskinan saat ini.
“Untuk itu, dalam rentang waktu kurang dari satu tahun menuju target 0% kemiskinan ekstrem, kita berharap pada tahun 2024 ini dapat menjadi tahun akhir untuk pencapaian program kemiskinan ekstrem. Mari kita petakan secara detail siapa-siapa yang akan menjadi penerima,” paparnya.
Wakil Bupati mengatakan bahwa, tugas melakukan konsolidasi dan kolaborasi kebijakan serta program penurunan beban pengeluaran dan peningkatan pendapatan, serta menguatkan sinergi antara OPD/Instansi Teknis menjadi tugas BAPPEDA. Dalam hal ini, BAPPEDA akan mensinkronisasikan program yang terbukti mampu menuntaskan kemiskinan di dinas sosial, dinas kesehatan, dinas koperasi dan UKM, dinas PU, dan dinas perumahan dan pemukiman.
“Besar harapan kita kepada semua OPD yang terkait dan seluruh desa agar pada tahun 2024 dapat mencapai target penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kaur mencapai 0% atau paling tidak mendekati 0%,” tegasnya.
Sekda Kabupaten Kaur, Dr. Drs. Ersan Syahferi, MM, menjelaskan bahwa kelemahan sebelumnya dalam melakukan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kaur adalah kurangnya tepat sasaran.
Oleh karena itu, data untuk penanggulangan ini benar-benar tepat sasaran yang sesuai peruntukannya untuk warga di bawah garis kemiskinan ekstrem. Jangan hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat, pada tahun ini akan dimanfaatkan pula bantuan dari daerah dengan memanfaatkan CSR dan BAZNAS.
“Untuk mencapai target tersebut, kami berharap agar kepala OPD sepenuhnya memahami bahwa untuk mencapai target tersebut, harus pula menganggarkan dan memasukkannya dalam program anggaran kerja tahun ini, agar dapat membantu penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kaur,” ungkapnya. (Jhr/Adv)






































Discussion about this post