Lebong, Aksara24.id – Bupati Lebong, Kopli Ansori, dengan penuh keprihatinan memohon langsung kepada Presiden Joko Widodo dan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, untuk memperhatikan kondisi jalan utama menuju Kabupaten Lebong yang rusak parah akibat longsor.
Permintaan ini disampaikan Kopli saat meninjau langsung jalan provinsi di Kecamatan Rimbo Pengadang, Sabtu (20/4/2024).
Jalan tersebut nyaris putus dan berada tepat di tepi jurang, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.
“Pak Presiden, Pak Gubernur, lihatlah kondisi jalan ini. Jalur utama menuju Lebong rusak berat dan rawan longsor. Ini sangat membahayakan masyarakat,” kata Kopli dengan nada prihatin.
Kondisi ini semakin memperparah situasi di tengah bencana banjir yang melanda Lebong. Jalan rusak membuat pengiriman bantuan logistik bagi ribuan korban banjir menjadi terhambat.
“Mobil-mobil pengangkut bantuan untuk korban banjir kesulitan masuk. Kami sangat berharap pemerintah pusat dan provinsi bisa segera membantu,” jelas Kopli.
Ada dua jalur utama menuju Lebong, namun keduanya dalam kondisi yang memprihatinkan.
Jalur dari Kabupaten Bengkulu Utara masih bisa dilalui, meski tetap harus mewaspadai longsor.
Sementara jalur dari Kabupaten Rejang Lebong mengalami kerusakan berat dan sangat berbahaya.
“Kalau kedua jalur ini tidak segera diperbaiki, Lebong bisa terisolasi,” tegas Kopli.
Seperti diketahui, Kabupaten Lebong belum lama ini dilanda banjir bandang akibat luapan Sungai Ketahun.
Sebanyak 2.712 warga terpaksa mengungsi, 300 hektar sawah gagal panen, dan 195 unit rumah rusak berat maupun sedang.
Selain itu, 35 titik infrastruktur rusak, termasuk jembatan, jalan provinsi, jalan desa, dan jalan usaha tani.
Tak hanya itu, 22 sentra perekonomian masyarakat juga hancur diterjang banjir. Hingga kini, pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus berjibaku membersihkan sisa-sisa banjir di permukiman warga, masjid, sekolah, dan fasilitas umum lainnya.
Dengan kondisi kritis ini, Bupati Kopli berharap perhatian nyata dari pemerintah pusat dan provinsi agar jalur vital menuju Lebong bisa segera diperbaiki.
Sumber: Mitra Humas






































Discussion about this post