Aksara24 – Prestasi gemilang mencorong dari Provinsi Jambi saat Gubernur Al Haris, diakui sebagai Architek Restorasi Gambut dalam sebuah acara penghargaan yang digelar oleh Badan Restorasi Gambut Mangrove (BRGM). Penghargaan ini menjadi cerminan dari kepemimpinan yang visioner dan komitmen yang kokoh dalam menjadikan Provinsi Jambi sebagai pusat referensi pelaksanaan restorasi gambut nasional.
Gubernur Al Haris, dengan langkah-langkah progresifnya, telah membuka jalan bagi inisiatif-inisiatif berarti dalam pengelolaan ekosistem gambut. Dalam sambutannya di BW Luxury Hotel, ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat sekitar terhadap keberadaan dan manfaat lahan gambut, serta berkomitmen untuk menjaga ekosistem tersebut dari degradasi lebih lanjut.
“Kita berharap masyarakat disekitar lahan gambut memiliki kesadaran yang tinggi terhadap manfaat dan fungsi lahan gambut, jangan sampai gambut ini menjadi hutan terlantar yang banyak limbah-limbah disana,” ujar Gubernur Al Haris.
“Kita berharap memang kawasan lahan gambut kita ini semakin dikelola dengan baik dan disana masih ada sumber-sumber energi kita dari mulai karbon, oksigennya juga luar biasa disitu. Nah, ini juga menjadi perhatian dunia luar hari ini terhadap gambut-gambut kita Indonesia ini,” pungkas Gubernur Al Haris.
Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala BRGM, Ir. Hartono, tidak hanya menghargai pencapaian individu, tetapi juga membuka babak baru dalam upaya pemulihan gambut di Indonesia. Dengan menjadi Provinsi pertama yang menginisiasi materi pengelolaan ekosistem gambut sebagai bagian dari muatan lokal, Provinsi Jambi memperlihatkan komitmennya yang tak tergoyahkan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dalam suasana penuh apresiasi, Tris Raditian, Deputi Kontruksi Operasi dan Pemeliharaan BRGM, juga menyoroti kontribusi luar biasa dari Provinsi Jambi dalam penanganan kebakaran gambut yang relatif baik selama kondisi El Nino.Ini adalah cermin dari koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Provinsi Jambi, dengan segala prestasi dan inisiatifnya, bukan hanya menjadi pusat referensi, tetapi juga menjadi penopang bagi gerakan nasional dalam restorasi gambut. Gubernur Al Haris dan seluruh timnya membawa harapan baru bagi ekosistem yang rentan ini, menjadikan Provinsi Jambi sebagai salah satu pelopor dalam upaya pemulihan gambut yang lebih luas.
Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris mengatakan bahwa Badan Restorasi Gambut Mangrove Nasional sudah memberikan perhatian terhadap perkembangan dan kemajuan dalam pengelolaan gambut di Indonesia khususnya ada 7 provinsi yang menjadi prioritas BRGM termasuk Provinsi Jambi. (GS)






































Discussion about this post