Aksara24.id – Polres Karimun menggelar kegiatan pelayanan psikologi berupa mapping, PKP/E-mental dan tes psikologi bagi 56 anggota pemegang senjata api (senpi) dinas maupun yang akan mengajukan pinjam pakai senjata api yang dilaksanakan di lantai II Gedung Catur Prasetya Polres Karimun. Rabu (22/05/2024).
Tes psikologi bagi personel Polres Karimun dilaksanakan dan bekerja sama dengan bagian psikologi Biro SDM Polda Kepri. Hal ini dilakukan untuk mengetahui layak atau tidaknya anggota memakai dan menggunakan senjata api dinas.
Kegiatan Mapping Psikologi dan tes Senpi Organik di pimpin oleh Pembina Fransiska E.M. Pora, sementara kegiatan PKP/E-Mental dipimpin oleh Briptu Glady Damanik, S.H. serta Konseling Psikologi di pimpin oleh Penata TK I Juliana Manik, S.sos.
Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H. yang diwakili oleh Kabag Sumda Polres Karimun AKP S. Binsar Samosir, S.H., M.H. saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan tes psikologi dilaksanakan mulai pukul 09.00 wib sampai dengan selesai.
“Kegiatan iini di ikuti sebanyak 56 personel dimana kegiatan tersebut di bagi menjadi empat yaitu untuk konseling psikologi di ikuti sebanyak 8 personel, PKP/E-Mental sebanyak 9 personel, mapping psikologi dan tes psikologi bagi anggota pemegang senjata api objek vital sebanyak 8 personel mapping psikologi dan tes psikologi bagi calon anggota/pemegang senjata api sebanyak 27 personel Polres Karimun,” ucap AKP S.Binsar Samosir.
AKP S.Binsar Samosir menambahkan bahwa, penggunaan senjata api dinas bukan untuk gagah gagahan namun digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Tes psikologi akan dilakukan rutin setiap enam bulan sekali dengan tujuan untuk mengetahui kecerdasan dan psikologi anggota kepolisian layak atau tidak untuk memegang senjata api.
“Dengan adanya tes psikologi terhadap anggota, diharapkan mampu mengawasi dan mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata api yang dipinjampakaikan kepada anggota personel dalam mendukung tugas di lapangan.” tutupnya. (Lan).






































Discussion about this post