Aksara24 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara menggelar Diskusi Partisipasi dan Peningkatan Kapasitas Media Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2024 di Hotel JW Marriot, Medan, pada hari Selasa (25/6/24). Acara ini bertujuan untuk mengajak media massa, baik cetak, elektronik, maupun online, untuk turut berpartisipasi aktif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi Pilkada 2024.
Ketua KPU Provinsi Sumut, Agus Arifin, menyampaikan pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi yang akurat dan mendukung tingkat partisipasi pemilih.
“Media harus ikut berpartisipasi dengan memberikan pemberitaan yang berdaya dorong agar masyarakat turut serta dalam memilih kepala daerah pada Pilkada yang akan berlangsung di setiap kabupaten,” kata Agus Arifin.
KPU Sumut menetapkan target partisipasi pemilih sebesar 80 persen, meningkat dari sekitar 63 persen pada Pilkada sebelumnya. “Keterlibatan media massa sangat penting untuk mencapai target ini dengan terus menginformasikan tahapan-tahapan pilkada yang akan datang,” tambahnya optimistis.
Selain itu, KPU Sumut telah melakukan berbagai persiapan, termasuk pelantikan petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk melakukan pemuktahiran data di rumah-rumah warga. Langkah ini diharapkan dapat disuarakan melalui media sebagai saluran informasi utama kepada masyarakat.Farianda Putra Sinik, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumut, menyoroti peran media dalam mempengaruhi partisipasi publik.
“Media memiliki peran yang krusial dalam menghasilkan karya jurnalistik yang informatif dan memberikan dorongan kepada masyarakat untuk aktif dalam pemilihan kepala daerah,” ujarnya.
Diskusi ini juga dihadiri oleh narasumber lain, seperti Sitori Mendrofa dari Divisi Partisipasi Masyarakat (Parhupmas) KPU Sumut, El Suhaimi dari Divisi Hukum KPU Sumut, serta Maruli Pasaribu dan Ririn dari Subbagian Hubungan Masyarakat (Hupmas) KPU Provsu.
Dengan kolaborasi yang erat antara KPU Sumut dan media, diharapkan Pilkada Gubernur Sumatera Utara 2024 dapat berlangsung transparan dan berdemokrasi, memungkinkan setiap warga Sumatera Utara untuk berpartisipasi secara aktif dan bermakna dalam menentukan pemimpin daerah mereka.






































Discussion about this post