Aksara24 – Operasi Patuh Toba 2024 yang digelar oleh Polda Sumatera Utara memasuki hari kelima dengan hasil yang signifikan. Sebanyak 2.694 tilang telah dikeluarkan, menandakan peningkatan yang tajam dalam penegakan aturan lalu lintas di wilayah ini.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, menjelaskan bahwa operasi ini bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan bagian dari persiapan khusus menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
“Kami tidak hanya mengawasi jalanan, tetapi juga memastikan semua pengguna jalan patuh terhadap aturan. Ini demi menciptakan kondisi yang aman dan tertib, yang sangat penting dalam menghadapi acara besar seperti PON nanti,” ujar Kombes Pol Hadi Wahyudi.
Data menunjukkan lonjakan yang signifikan dalam jumlah tilang sejak operasi dimulai, mencerminkan komitmen keras petugas dalam menegakkan kepatuhan hukum.
Operasi ini menargetkan sepuluh prioritas utama, termasuk pelanggaran seperti tidak menggunakan helm SNI, melawan arus lalu lintas, menggunakan ponsel saat berkendara, berkendara di bawah pengaruh alkohol, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, menerobos lampu merah, melanggar marka dan rambu lalu lintas, serta kendaraan logistik yang over dimensi dan over loading.
“Ini menunjukkan tantangan yang dihadapi dalam menyiapkan Sumatera Utara sebagai tuan rumah PON 2024, sebuah acara olahraga nasional yang prestisius,” tambah Kombes Pol Hadi Wahyudi.
Dengan masih tingginya tingkat pelanggaran, Polda Sumut terus mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas. Operasi Patuh Toba 2024 tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan bersama.
PON XXI Aceh-Sumut 2024, yang akan digelar pada 8-20 September mendatang, menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan dan keramahan Sumatera Utara sebagai tuan rumah. Keselamatan dan keamanan menjadi prioritas utama dalam menyambut para atlet dan tamu dari seluruh Indonesia. (Smjk)






































Discussion about this post