Aksara24.id – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan bersama tim kesehatan memantau langsung pasien terdampak Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kepulauan. Kegiatan ini diikuti dengan penyaluran bantuan sembako kepada para pasien di Puskesmas Pulau Tello, Senin (19/8/2024).
Bupati Nias Selatan yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Fataloza Giawa, SH., MH., didampingi oleh Dandim 0213/Nias Torang Parulian Malau, Anggota DPRD Nias Selatan Dapil VI Luluzatulo Sarumaha, serta tim dari Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan, BPBD, dan Forkopimcam Pulau-pulau Batu, turut serta memantau kondisi para pasien.
Setelah melakukan kunjungan, tim melaksanakan rapat koordinasi dengan Forkopimcam Pulau-pulau Batu yang dipimpin oleh Dandim 0213/Nias. Dalam rapat tersebut, dibahas langkah-langkah untuk menanggulangi penyebaran penyakit. Tim dari Kementerian Kesehatan kemudian melakukan penyelidikan epidemiologi terkait penularan DBD dan malaria di rumah-rumah warga di Pasar Kelurahan, Desa Sifitu Ewali, dan Desa Orahili. Pemeriksaan dilakukan untuk mengecek keberadaan jentik nyamuk di penampungan air serta barang-barang bekas milik warga.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, tim juga melakukan penaburan bubuk Abate di penampungan air warga dan fogging di rumah-rumah. Pemkab Nias Selatan, melalui BPBD, turut mendistribusikan bantuan sembako, sementara Dandim 0213/Nias memberikan tanda kasih kepada para pasien KLB malaria dan DBD yang sedang dirawat di Puskesmas Pulau Tello.
(Ed)






































Discussion about this post