Aksara24.id – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mitigasi perubahan iklim dengan melaksanakan program penanaman ribuan pohon. Aksi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan penyerapan karbon dan mendukung pelestarian lingkungan.
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, AHM mengadakan kegiatan penanaman 3.200 pohon mangrove bakau di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Program ini menyusul berbagai langkah sebelumnya seperti penanaman ratusan pohon dan peluncuran sepeda motor listrik Honda EM1 e.
Sejak 2012, AHM telah menanam total 211.195 pohon di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
“Beragam investasi jangka panjang kami wujudkan sebagai bagian dari komitmen AHM untuk mendukung tercapainya lingkungan lestari, dan asri bagi seluruh ekosistem kehidupan di bumi yang kita cintai ini,” ujar Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication AHM.
“Mari bersama-sama lakukan hal kecil hingga besar untuk masa depan bumi kita,” tambahnya.
AHM juga aktif dalam menggunakan energi alternatif terbarukan dengan memasang solar panel di berbagai fasilitasnya sejak 2014. Hingga saat ini, AHM telah menginstal 21.088 modul panel surya dengan kapasitas sistem sebesar 10.298 kWp. Pemasangan panel surya ini menghasilkan listrik sebesar 11.140.975 kWh per tahun, yang setara dengan pengurangan 9.692 ton emisi CO2 setiap tahunnya.
Selain itu, untuk mendukung mobilitas ramah lingkungan, AHM meluncurkan sepeda motor listrik Honda EM1 e, yang diproduksi di pabrik AHM di Pegangsaan, Jakarta Utara. Langkah ini sejalan dengan upaya AHM dalam mendukung realisasi netralitas karbon dan menjawab kebutuhan pengguna sepeda motor listrik di Indonesia.
Program pelestarian lingkungan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk karyawan perusahaan yang tergabung dalam Synergy Creator Squad (SC Squad), pemerintah daerah Kepulauan Seribu, komunitas Smiling Coral Indonesia, serta Astra Motor 1 Group, yang meliputi PT Hitachi Astemo Bekasi Manufacturing, PT Musashi Autoparts Indonesia, PT Suryaraya Rubberindo Industries, dan PT Yutaka Manufacturing.
AHM juga menekankan pentingnya ekosistem mangrove dalam menangani perubahan iklim.
“Mangrove memiliki keistimewaan sebagai pencegah abrasi sekaligus mampu menyerap karbon lima kali lebih banyak dibandingkan hutan tropis di darat,” ujar Muhibbuddin.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan masyarakat pesisir terhadap perubahan iklim dan meminimalisir dampak bencana alam seperti gelombang tinggi, tsunami, dan banjir bandang.
Dengan berbagai upaya ini, AHM berkomitmen untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan melindungi serta memulihkan ekosistem daratan, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) pemerintah Indonesia. (Sinsen)






































Discussion about this post