Aksara24.id – Pernyataan salah satu anggota DPRD Kaur, Lihun, yang videonya beredar di masyarakat terkait tidak adanya pembangunan di wilayah jalan menuju Trans Tanjung Agung, menuai kecaman dari Tokoh Masyarakat Babat, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, Kamis (10/10/2024).
Tokoh masyarakat setempat, Brazi Ramli, menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan informasi menyesatkan yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.
“Mengutip pernyataan anggota DPRD Kaur Lihun dalam video yang beredar, seolah-olah pemerintah tidak memperhatikan pembangunan. Ini jelas menyesatkan, karena anggota DPRD tersebut tidak melihat kenyataan bahwa pembangunan jalan senilai Rp10 miliar sudah berlangsung. Apakah itu bukan pembangunan?,” tegas Brazi.
Brazi menyayangkan komentar anggota DPRD tersebut, yang menurutnya tidak hanya tidak memperjuangkan kepentingan rakyat, tetapi juga tidak mengetahui perkembangan pembangunan yang ada.
“Komentar seperti itu merusak pemahaman masyarakat. Pembangunan nyata sudah dilakukan, tetapi anggota DPRD ini justru tidak mengetahuinya,” jelasnya.
Brazi juga mengimbau masyarakat Trans Tanjung Agung untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang salah tersebut. Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat tetap mendukung pembangunan yang telah dan akan dilakukan. Jika kepemimpinan Bupati berlanjut, pembangunan ini akan terus berjalan,” tambahnya.
Brazi juga mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Kaur kepada masyarakat Tanjung Agung.
“Kami, masyarakat Tanjung Agung, sangat bersyukur atas perhatian luar biasa yang diberikan pemerintah saat ini,” tutup Brazi. (Jhr)






































Discussion about this post