Mukomuko, Aksara24.id – Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi, AB dengan Kesederhanaan dan Forkompinda serta OPD terkait, atas kesulitan masyarakat untuk mendapatkan gas LPG 3 kg. Wakil bupati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan LPG 3 kg di Kecamatan Ipuh, Sabtu. (22 Maret 2025).
Sidak ini di lakukan sebagai respons terhadap kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi yang ramai diberitakan di media online dan cetak, yang menyebutkan bahwa harga gas di Mukomuko mencapai Rp45.000.
Inspeksi mendadak(SIDAK) dilakukan wakil bupati Rahmadi.AB,Di pangkalan gas LPG,tidak menjual LPG dengar harga Rp.45.000.melaikan tetap dengan harga yang telah di tetapkan oleh pemerintah (harga eceran tertinggi/HET)
“Tujuan Sidak ini adalah untuk memastikan dan untuk melindungi kepentingan masyarakat,apa benar ada pelanggan menjual LPG tidak berfluktuasi dengan tidak wajar,di luar ke tetapan pemerintah tersebut.
Wakil bupati melanjutkan,inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan LPG 3 kg di Kecamatan Ipuh, Sabtu (22/03/2025).
Selain melakukan sidak ke pangkalan LPG 3 kg di Kecamatan Ipuh, sebelumnya Wakil bupati Rahmadi.AB juga telah melakukan sidak di Kecamatan Malin Deman.
Sejauh ini, Wabup Rahmadi juga langsung menemui sumber berita mengenai harga LPG 3 kg yang melonjak tinggi.
“Sebelumnya, kuota untuk di Kabupaten Mukomuko memang masih kurang. Saat ini kuota sudah ditambah sebanyak 10 persen,” terangnya.
“Untuk Kecamatan Malin Deman, sidak yang dilakukan Wabup Rahmadi menemukan sejumlah pangkalan masih tersedia stock 30-40 tabung gas. Sedangkan Kecamatan Ipuh, LPG 3 Kg masih dalam proses pengiriman.
“Nanti malam untuk di Kecamatan Ipuh akan masuk LPG 3 Kg, dan di Kecamatan Malin Deman masih tersedia di sejumlah pangkalan,” beber Wakik bupati,Rahmadi.
Selain itu, pihaknya ingin memastikan agar pangkalan tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Pihaknya juga menemukan salahsatu pangkalan Gas LPG yang memiliki 4 izin.
“Untuk pangkalan yang memiliki 4 izin, kami meminta OPD terkait bekerja sama dengan pihak APH untuk melakukan penertiban. Dan untuk harga penjualan, temuan kami masih berkisar 23 ribu sampai 25 ribu per tabung,” demikian Wakil bupati Rahmadi.(HS)
Discussion about this post