Aksara24.id – Yamaha Indonesia secara resmi meluncurkan skutik terbarunya, GEAR ULTIMA 125 Hybrid, di Provinsi Jambi, akhir pekan lalu.
Bertempat di Jamtos Mall, peluncuran yang berlangsung pada 19–20 April 2025 itu disambut antusias oleh masyarakat Jambi yang memadati lokasi acara sejak hari pertama.
Skutik 125 cc terbaru ini hadir dengan konsep Multi Purpose Scooter yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam, terutama keluarga muda yang aktif. Dengan teknologi Blue Core Hybrid, Yamaha mengklaim GEAR ULTIMA lebih hemat bahan bakar dan memiliki performa lebih bertenaga.
“GEAR ULTIMA telah siap dipasarkan dan kami optimis motor ini akan menjadi pilihan utama masyarakat Jambi. Dengan fitur canggih dan desain yang tangguh, GEAR ULTIMA siap mendukung mobilitas harian yang kompleks,” ujar Norman, Chief DDS Yamaha Jambi dalam sambutannya.
GEAR ULTIMA membawa sejumlah pembaruan, mulai dari teknologi dapur pacu yang lebih efisien, fitur fungsional seperti electric power assist dan pijakan kaki tambahan, hingga desain yang lebih kompak namun tetap kuat.
Yamaha menekankan bahwa skutik ini dirancang untuk menunjang berbagai aktivitas pengguna, dari rutinitas harian hingga kebutuhan rekreasi keluarga.
Selain memperkenalkan produk, peluncuran di Jamtos juga diisi dengan berbagai kegiatan hiburan. Yamaha menghadirkan penampilan anak-anak dari Yamaha Music Jambi, lomba fashion show dan mewarnai, penampilan band lokal, pertunjukan tari, hingga kehadiran selebgram Jambi, Indahresiana, yang menambah daya tarik acara.
Bagi masyarakat yang tidak sempat menghadiri acara peluncuran, Yamaha membuka kesempatan untuk mendapatkan informasi lebih lengkap serta penawaran menarik melalui dealer resmi Yamaha terdekat selama periode program berlangsung.
Dengan peluncuran GEAR ULTIMA 125 Hybrid, Yamaha mempertegas komitmennya dalam menghadirkan inovasi kendaraan roda dua yang tidak hanya canggih secara teknologi, namun juga relevan dengan kebutuhan masyarakat di daerah. (Yamaha)






































Discussion about this post