Mukomuko, Aksara24.id – Pemerintah Desa Lubuk Sanai, Kecamatan XIV Koto, menggelar Musyawarah Desa Khusus untuk membahas penyesuaian program ketahanan pangan yang sebelumnya berfokus pada infrastruktur, kini dialihkan ke sektor hewani dan nabati.
Musdesus ini merespons regulasi terbaru, yakni Permendes Nomor 2 Tahun 2024 dan Kepmendes Nomor 3 Tahun 2025, yang mendukung visi pemerintah pusat dalam program Astacita.
Musdesus berlangsung di Kantor Desa Lubuk Sanai dengan suasana terbuka dan partisipatif.
Kepala Desa Mutriadi memimpin langsung jalannya forum, didampingi perangkat desa dan Ketua BPD bersama anggota.
Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Kecamatan XIV Koto mewakili camat dalam forum tersebut.
Sejumlah tokoh masyarakat, kader PKK, pemuda Karang Taruna, pendamping desa, serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut ambil bagian dalam diskusi tersebut.
Dalam forum itu, Mutriadi menegaskan pentingnya keterbukaan dalam mengelola dana desa.
Ia mengajak seluruh pihak untuk aktif bermusyawarah demi menyusun program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Setiap rupiah yang berasal dari anggaran negara harus dikelola secara transparan, dan kami pastikan semua program berjalan sesuai kesepakatan warga,” ujar Mutriadi.
Mutriadi juga menjelaskan alasan perubahan kegiatan ketahanan pangan dari pembangunan infrastruktur ke sektor pertanian dan peternakan.
Desa akan mengalihkan program dari rabat beton jalan usaha tani menjadi pengadaan sapi dan penanaman jagung. Menurutnya, sektor ini lebih relevan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
“Kami ingin program ini memberikan manfaat jangka panjang. Ketahanan pangan tidak hanya soal bangunan fisik, tetapi juga soal bagaimana desa mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri,” tambahnya.
Pemerintah Desa Lubuk Sanai berharap perubahan ini mampu menciptakan dampak langsung pada peningkatan taraf hidup warga.
Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis musyawarah, desa berupaya memperkuat ketahanan ekonomi berbasis potensi lokal. (HS)






































Discussion about this post