Aksara24.id – Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, SP, MM, M.Si bersama Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melakukan penanaman jagung kuartal III secara serentak di lahan perhutanan sosial, sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan yang digelar di Kompleks Bumi Perkemahan RT 23, Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi itu turut dihadiri Waka Polda Jambi Brigjen Pol. M. Mustakim, pejabat utama Polda Jambi, unsur Forkopimda Provinsi Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi, serta diikuti secara virtual oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Dalam arahannya, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Polda Jambi dan seluruh unsur Forkopimda dalam mendukung ketahanan pangan di daerah. Ia menegaskan, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas Pemkab Muaro Jambi untuk menjaga ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani.
“Kami mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan kelompok tani, diharapkan kegiatan seperti ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan membantu perekonomian masyarakat,” ujar Bupati BBS.
Menurutnya, penanaman jagung secara serentak ini bukan hanya simbolis, tetapi menjadi bagian nyata dalam upaya memperkuat kemandirian pangan di tingkat lokal dan nasional. Bupati juga menyebut Muaro Jambi memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas jagung karena didukung lahan yang luas dan produktif.
“Muaro Jambi memiliki lahan yang cukup potensial untuk pengembangan jagung. Pemerintah daerah akan terus mendorong petani untuk memanfaatkan lahan secara produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa penanaman jagung kuartal III di wilayah Provinsi Jambi mencakup lahan seluas 192 hektare, termasuk 10 hektare di Kabupaten Muaro Jambi. Penanaman ini merupakan bagian dari program nasional yang menargetkan pengelolaan 4 juta hektare lahan jagung dengan hasil 4–10 juta ton pada tahun 2025.
“Program ini merupakan bagian dari sinergi Polri dengan Kementerian Kehutanan, Perhutani, dan masyarakat, sesuai arahan langsung Presiden Republik Indonesia,” kata Kapolda Jambi.
Ia menambahkan, Polda Jambi telah melakukan penanaman jagung pada kuartal I dan II dengan total luas 579 hektare, terdiri atas 87 hektare yang sudah dipanen dan 380 hektare masih dalam tahap pertumbuhan. Kapolda berharap hasil panen di kuartal III dapat lebih optimal melalui kerja sama lintas sektor.
Bupati Muaro Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.
“Kami siap bersinergi dengan Polda Jambi dan seluruh pemangku kepentingan agar Muaro Jambi menjadi daerah penopang ketahanan pangan nasional,” tutur BBS.
Kegiatan penanaman jagung serentak ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan petani, memperluas lapangan kerja di sektor pertanian, serta memperkuat kontribusi Kabupaten Muaro Jambi terhadap ketahanan pangan nasional. (Adv)






































Discussion about this post