Bengkulu Tengah, Aksara24.id – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si. memimpin langsung kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III di lahan binaan Polsek Pondok Kelapa, Desa Pekik Nyaring, Kabupaten Bengkulu Tengah, Rabu (9/7/2025).
Kegiatan ini digelar serentak di seluruh Indonesia dan dipantau langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Zoom Meeting.
Penanaman jagung ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang melibatkan peran aktif Polri bersama masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.
Di Bengkulu, Polda mencatat total luasan lahan yang ditanami mencapai 27,03 hektare, dengan estimasi hasil panen mencapai hampir 94 ton.
Kapolda Bengkulu mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini mencerminkan semangat kepolisian yang hadir sebagai bagian dari rakyat.
“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga turut mendorong sektor pertanian sebagai pondasi ketahanan bangsa. Penanaman jagung ini bukti konkret kontribusi Polri dalam membangun kedaulatan pangan,” ujar Irjen Mardiyono.
Berbagai tokoh hadir mendampingi kegiatan tersebut, termasuk Wakil Bupati Bengkulu Tengah, perwakilan Kodim 0407, Danpos Lanal, Kejari, jajaran kepala dinas, camat, kepala desa, organisasi tani, serta perwakilan masyarakat.
Kapolri dalam arahannya menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung kebijakan swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan bahan pokok, tetapi bagian dari strategi pertahanan negara,” tegas Jenderal Sigit.
Menteri Kehutanan dan Menteri Pertanian RI yang turut menyampaikan sambutan secara virtual menyoroti peran penting institusi Polri dalam memperkuat sinergi di lapangan.
Mereka menilai ketahanan pangan tidak bisa dicapai tanpa kerja kolektif semua pihak, termasuk aparat keamanan.
Melalui gerakan serentak ini, pemerintah berharap program penanaman jagung mampu meningkatkan pendapatan petani, mengurangi ketergantungan pada impor, dan memperkuat kemandirian pangan Indonesia.
Polri pun berkomitmen melanjutkan pendampingan terhadap kelompok tani yang terlibat agar hasilnya optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan berjalan lancar, penuh antusiasme petani dan warga setempat.
Di bawah koordinasi Polda Bengkulu, sinergi antarsektor ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan dan kesejahteraan masyarakat bisa dibangun secara berdampingan. (**)






































Discussion about this post