Bengkulu, Aksara24.id — Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, membuka secara resmi Turnamen Tenis Meja Kapolda Cup 2025 yang digelar di Sportatorium Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Sabtu (12/7/2025).
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Sebanyak 344 peserta dari berbagai kalangan mengikuti turnamen tersebut.
Peserta terdiri dari personel Polri, pelajar, dan masyarakat umum.
Panitia membagi kompetisi ke dalam beberapa kategori, yakni Tunggal dan Ganda Polri, Ganda 100, Tunggal Umum, Pelajar Putra/Putri, serta kategori Executive.
Kapolda Bengkulu menekankan bahwa olahraga menjadi media yang efektif dalam mempererat hubungan antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.
Ia mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen ini sebagai wadah untuk membangun semangat berprestasi, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperkuat nilai kebersamaan.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat positif, dan memperkuat sinergi dengan masyarakat,” ujar Kapolda di hadapan para tamu undangan.
Ia membuka acara dengan simbolis memukul bola pertama yang kemudian dilanjutkan dengan pertandingan perdana.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 12 hingga 13 Juli 2025.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam pembukaan acara, di antaranya perwakilan Gubernur Bengkulu, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Danlanal Bengkulu, Plh Irwasda Polda Bengkulu, serta para pejabat utama Polda dan Kapolres jajaran.
Turut hadir juga Rektor UMB dan Ketua Umum PTMSI Bengkulu beserta jajaran.
Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen ini.
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong semangat hidup sehat dan menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai olahraga, khususnya tenis meja.
“Terima kasih kepada panitia, peserta, dan seluruh pendukung kegiatan ini. Semoga turnamen berjalan lancar dan memberikan manfaat yang luas, baik dari sisi prestasi maupun silaturahmi,” tutup Kapolda. (**)






































Discussion about this post