Bengkulu, Aksara24.id – Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, Bersama Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, sepakat menjadikan kawasan taman di sekitar Pantai Zakat sebagai pusat kegiatan seni dan budaya setiap akhir pekan.
Inisiatif ini mencuat usai melakukan aksi bersih-bersih kawasan taman, Jumat (18/7/2025) pagi.
Tak hanya soal kebersihan, Kapolda Bengkulu juga mengusulkan pemanfaatan taman menjadi ruang kreatif terbuka.
“Di pojok sana nanti akan kita buat panggung seni budaya setiap malam minggu. Bisa ada pertunjukan musik Dol, tari, atau kesenian lainnya,” ungkap Walikota Dedy antusias.
Mendukung penuh rencana itu, Dedy menyebut pihaknya akan merevitalisasi taman agar lebih representatif.
Ia bahkan langsung menginstruksikan Dinas PUPR untuk memasukkan anggaran rehab taman dalam perubahan APBD tahun ini.
“Akhir tahun, insyaallah wajah taman ini akan berubah. Mohon doanya,” tambah Dedy.
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, sendiri mengaku prihatin melihat salah satu area taman yang memiliki bentuk seperti amfiteater kecil, namun tak terurus.
Menurutnya, spot itu sangat potensial untuk dihidupkan kembali sebagai ruang pertunjukan publik.
“Tadi saya lihat ada semacam colosseum kecil tapi tidak terawat. Sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan. Ini bisa jadi panggung komunitas dan penggerak budaya lokal Bengkulu,” ujar Kapolda.
Program ini sejalan dengan visi besar Pemkot Bengkulu dalam menata kawasan wisata Pantai Panjang secara menyeluruh, dari pasir putih hingga Pasar Bengkulu.
Upaya ini juga menjadi langkah nyata menghidupkan kembali ruang publik, memberdayakan seniman lokal, sekaligus menarik minat wisatawan. (mc)






































Discussion about this post