Bengkulu, Aksara24.id – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri menggelar rapat evaluasi percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemantauan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.
Rapat yang berlangsung di Ruang Pola Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (13/8/2025), dipimpin Pj Sekda Herwan Antoni dan dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Pj Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan bahwa Pemprov Bengkulu bergerak cepat menyiapkan infrastruktur dan kelembagaan guna mendukung operasional SPPG. Tim Satgas Percepatan telah dibentuk melalui koordinasi lintas sektor hingga tingkat kabupaten/kota.
“Kami sudah dua kali rapat dengan mengundang wali kota dan bupati untuk memastikan keselarasan langkah di lapangan. Dari target 143 SPPG di 129 kecamatan, dua minggu terakhir sudah terbangun 28 unit yang siap operasional,” ujar Herwan.
Menurutnya, percepatan ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kesiapan sumber daya manusia, peralatan, dan sistem pelaporan. Hal ini untuk memastikan SPPG benar-benar berfungsi efektif dalam memantau pemenuhan gizi masyarakat.
Inspektur III Itjen Kemendagri, Andi Muhammad Yusuf, menambahkan bahwa pihaknya hadir untuk memastikan program berjalan sesuai target di seluruh wilayah.
“Besok pagi tim kami akan turun serentak di 10 kabupaten di Bengkulu. Kami membentuk empat tim yang bekerja paralel, selama tiga hari setiap tim mencakup tiga kabupaten,” jelas Andi.
Ia menekankan penguatan SPPG sebagai instrumen pemantauan gizi yang akurat dan tepat sasaran, terutama dalam mendukung percepatan penurunan stunting di daerah.
Evaluasi ini diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor, menjamin keberlanjutan program, dan mendorong pencapaian target nasional terkait pemenuhan gizi di Provinsi Bengkulu. (Red)






































Discussion about this post