Kota Bengkulu, aksara24.id – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menginstruksikan agar kawasan khusus di Pantai Panjang yang sering digunakan para wisatawan untuk bersantai tetap terjaga kebersihannya dan bebas dari pungutan liar (pungli). Lokasi ini berada di seberang Hotel Grand Bougenville hingga Kuala Beach, yang merupakan kavlingan kewenangan Dinas Koperasi dan UKM.
Spot ini biasanya digunakan para wisatawan dari luar kota untuk bersantai bersama keluarga, membentang tikar atau karpet, dan menggelar makan bersama dengan latar belakang indahnya Pantai Panjang. Walikota Dedy ingin momen ini selalu berkesan bagi para pengunjung.
“Tolong kawasan ini dijaga betul, buat para wisatawan nyaman,” ujar Dedy pada Jumat (19/9/25). “Tolong jangan sampai ada yang memalak di sini. Kalau ada, lapor, berarti itu pungli,” tambahnya.
Dedy sebelumnya telah mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan kota, termasuk kawasan wisata Pantai Panjang. “Tolong kita sama-sama jaga pantai kita, bukan hanya pantai, tapi se-Kota Bengkulu. Pastikan soal kebersihannya, kota ini milik kita. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” tegasnya.
Dengan langkah ini, Walikota berharap masyarakat lebih dewasa dan tidak lagi membuang sampah sembarangan, sehingga kawasan wisata tetap asri dan menarik bagi pengunjung. Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan bagi wisatawan, demi meningkatkan citra positif kota dan menarik lebih banyak pengunjung ke destinasi wisata andalan Bengkulu, Pantai Panjang ( **)






































Discussion about this post