Mukomuko, aksara24.id – Senin, 1 Desember 2025 — Suasana penuh kebanggaan dan kebahagiaan menyelimuti Desa Air Dikit, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko hari ini. Pasalnya, desa yang dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan budaya lokal ini telah menyelesaikan seluruh rangkaian program pembangunan fisik yang menjadi bagian dari inisiatif pemerintah desa melalui program PAMDes (Pengelolaan Air Minum dan Sanitasi Desa). Dengan pencapaian 100 persen, desa ini menjadi contoh nyata keberhasilan pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakatnya.
PAMDes sendiri merupakan program unggulan yang dicanangkan oleh pemerintah desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang layak di tingkat desa. Program ini merupakan bagian dari pembangunan fisik yang bersumber dari dana desa dan didukung oleh berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan pusat. Tujuannya jelas, yakni memastikan seluruh masyarakat desa mendapatkan akses air bersih yang aman dan sanitasi yang memenuhi standar kesehatan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Abu Natan menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan ini. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian pembangunan PAMDes di Desa Air Dikit telah selesai 100 persen. Ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, perangkat desa, serta dukungan dari pemerintah daerah. Pencapaian ini bukan hanya angka, tetapi sebuah bukti nyata komitmen kita bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa,” ujarnya penuh bangga.
Abu Natan menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari perencanaan matang dan kerja keras seluruh tim pelaksana. Mulai dari tahap perencanaan, pengadaan material, pengerjaan fisik, hingga tahap pengawasan dan evaluasi, semuanya berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal. “Kami berkomitmen bahwa pembangunan ini tidak hanya berhenti di sini. Keberlanjutan pengelolaan air bersih dan sanitasi akan terus kami tingkatkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh seluruh warga desa,” tegasnya.
Program PAMDes di Desa Air Dikit sendiri mencakup pembangunan instalasi pengolahan air, pembuatan jaringan pipa distribusi, serta fasilitas sanitasi umum yang tersebar di berbagai dusun. Infrastruktur ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, mengurangi angka penyakit yang berhubungan dengan air tidak bersih, serta meningkatkan taraf hidup warga desa secara umum.
Dampak positif dari keberhasilan ini sangat terasa di tengah masyarakat. Warga desa yang sebelumnya harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkan air bersih kini dapat menikmati kemudahan akses langsung dari sumber yang telah disediakan. Selain itu, sanitasi yang memadai turut berkontribusi dalam menurunkan angka penyakit menular, khususnya yang berhubungan dengan sanitasi buruk.
Selain keberhasilan fisik, keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Mukomuko untuk turut mengembangkan program serupa. Melalui keberhasilan Desa Air Dikit, diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas layanan dasar bagi seluruh masyarakat desa.
Kepala Desa Abu Natan menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemeliharaan dan pengelolaan secara berkelanjutan agar infrastruktur yang telah dibangun tetap dalam kondisi optimal. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan baik, serta melaporkan jika ada kendala agar dapat segera ditangani.
Sebagai penutup, Abu Natan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan ini. “Ini adalah hasil kerja bersama, dan saya berharap semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi dan pembangunan yang bermanfaat bagi seluruh warga desa. Mari kita jaga dan tingkatkan terus pembangunan desa kita ini,” tuturnya penuh semangat.
Dengan pencapaian ini, Desa Air Dikit tidak hanya menjadi desa yang mandiri dalam pengelolaan air bersih dan sanitasi, tetapi juga menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Indonesia, bahwa dengan kerja keras, perencanaan matang, dan gotong royong, semua target pembangunan dapat diraih dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. (HD)






































Discussion about this post