Mukomuko, Aksara24.id – Camat XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Singgih Pramono, S.Sos., M.H., mengajak seluruh pemangku kepentingan, kepala desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan warga untuk berkolaborasi menggalang bantuan bagi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera.
Ajakan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi di Kantor Camat XIV Koto, Kamis (5/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat solidaritas masyarakat dalam membantu warga terdampak bencana.
Dalam sambutannya, Singgih menekankan pentingnya kolaborasi dan gotong royong dalam penyaluran bantuan agar tepat sasaran.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Setiap unsur masyarakat memiliki peran, mulai dari pengumpulan bantuan, penyebaran informasi, hingga penyaluran. Hanya dengan kerja sama yang baik bantuan dapat sampai secara efektif,” kata Singgih.
Ia mengajak masyarakat menyisihkan sebagian rezeki dalam bentuk uang tunai maupun barang kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, pakaian layak pakai, selimut, obat-obatan, dan perlengkapan mandi. Selain itu, bantuan tenaga juga dibutuhkan untuk proses pengumpulan, pengemasan, dan distribusi.
“Tidak ada bantuan yang terlalu kecil. Setiap rupiah dan setiap barang akan sangat berarti bagi korban,” ujarnya.
Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, Singgih memastikan seluruh bantuan yang terkumpul akan dicatat dan disalurkan melalui jalur resmi dengan melibatkan instansi terkait, lembaga kemanusiaan, serta perwakilan masyarakat.
“Kami berkomitmen menyalurkan bantuan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Laporan penyaluran akan kami sampaikan secara berkala,” tegasnya.
Warga yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan bantuan melalui Kantor Camat XIV Koto di Jalan Raya Koto Ajak, Kabupaten Mukomuko, atau melalui posko pengumpulan yang telah ditentukan. Masyarakat juga dapat bergabung sebagai relawan dengan memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan.
Di akhir kegiatan, Singgih mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan para korban agar segera pulih dari dampak bencana. Kegiatan pengumpulan bantuan dijadwalkan mulai berlangsung hari ini dan akan terus dilakukan hingga kebutuhan korban terpenuhi. Sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku usaha di Mukomuko telah menyatakan kesiapan untuk ikut berkontribusi. (HD)






































Discussion about this post