Aksara24.id – Hiruk Pikuk terkait Permasalahan Batu bara beberapa bulan ini terjawab sudah, dengan kinerja yang luar biasa dilakukan oleh Asosiasi Transportir Jambi (ATJ) dan bekerjasama dengan pihak Kepolisian sehingga sudah terjawab tentang fitnah dan hoax yang di tudingkan oleh pihak pihak tidak bertanggungjawab dengan kerja Keras ATJ bersama Pihak kepolisian dalam menyelasaikan permaslahan Holing Batu Bara di Jambi.
Hal tersebut di respon oleh Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (LP3NKRI) Pery Monjuli.
Dari hasil pantauan bahwa, pungutan yang dilakukan kepada sopir truk batu bara itu tidak benar.
“Sudah saya tanya satu persatu ke teman teman sopir dan mereka mengakui mereka tidak diambil uangnya oleh pihak ATJ di jalanan,” tutur Pery Monjuli, Minggu (08/10/2023).
Malah mereka berterima kasih pada pihak ATJ yang juga turun dilapangan membantu mereka ketika menghadapi permasalahan dilapangan dengan mulai tertibnya Holing batu bara, padahal ini seharusnya pihak yang terkait dalam hal ini pemerintah merespon cepat untuk mendukung apa yang sudah dilakukan oleh ATJ,” tambahanya.
Dari hasil pantauan LP3NKRI, Pery mengatakan secara tidak langsung ATJ telah menciptakan lapangan kerja.
“Lihat saja langsung di setiap jalan pada malam Satgas ATJ yg berjumlah Ratusan dari Hulu ke Hilir mengatur agar tidak terjadinya kemacetan oleh truk batu bara upaya masyarakat setempat nyaman. Jangankan satgas, alat berat juga sudah disiapkan bila truk troble di jalan pihak ATJ langsung bergerak denga cepat,” katanya.
Pery juga meminta kepada Pemerintah dan stockholder lainnya agar memberi dukungan kepada pihak ATJ yang sudah jelas bekerja dan juga mendukung kerja pemerintah dan membantu kinerja bersama Kepolisian.
“Sekiranya pemerintah tidak mendukung, ya buat saja larangannya,” tukasnya. (Afd)






































Discussion about this post