Aksara24.id – Tim kerja tanggap darurat dan klaster kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yang dipimpin oleh Budiman, mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan untuk merumuskan langkah strategis dalam penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Pulau Tello dan Pulau Simuk serta sekitarnya.
Rakor ini berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Nias Selatan, Jalan Saonigeho km. 3, Teluk Dalam, pada Senin (19/08/24).
“Kerja sama ini merupakan bentuk respon cepat kami untuk mengatasi penyebaran penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat di kepulauan tersebut. Langkah-langkah strategis yang diambil akan menjadi panduan bagi tim yang diterjunkan ke lapangan,” Kata Budiman
Sebagai hasil dari pertemuan ini, tim gabungan yang terdiri dari personel Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan dibentuk. Mereka akan diberangkatkan ke wilayah terdampak untuk melaksanakan berbagai upaya penanganan wabah Malaria dan DBD.
Selain itu, pada Rabu (21/08/24), dilakukan Rapat Koordinasi tambahan yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara, BPBD Kabupaten Nias Selatan, dan Dinas Kesehatan Nias Selatan. Pertemuan ini bertujuan untuk mempersiapkan tim yang akan diberangkatkan ke Kepulauan pada hari berikutnya.
Tim Terpadu Tanggap Darurat Bencana Non Alam yang terdiri dari Pemkab Nias Selatan, Kemenkes RI, TNI, dan Polri telah lebih dahulu berada di Pulau Tello dan Pulau Simuk. Mereka telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan KLB Malaria dan DBD di kepulauan tersebut, memastikan bahwa langkah-langkah pencegahan dan penanganan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. (Ed)






































Discussion about this post