Aksara24.id – Berkendara sepeda motor sering dianggap lebih praktis dan efisien dibandingkan dengan mobil. Namun, pengendara motor juga dihadapkan pada risiko serius, salah satunya terjebak di blind spot kendaraan lain yang lebih besar. Hal ini kerap terjadi tanpa disadari, yang dapat meningkatkan potensi kecelakaan.
Instruktur Safety Riding Honda PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Agung Sanjaya, menekankan bahwa banyak pengendara sepeda motor yang tidak menyadari posisi mereka saat berada di samping atau belakang kendaraan besar.
“Blind spot adalah area yang tidak terlihat oleh pengemudi kendaraan lain, dan hal ini sangat berisiko bagi pengendara motor yang sering menyalip atau berada terlalu dekat dengan kendaraan besar,” kata Agung.
Untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat blind spot, Agung membagikan beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan oleh pengendara motor:
1.Kenali Blind Spot: Pelatihan safety riding sangat penting untuk memahami area blind spot. Salah satu tempat pelatihan yang bisa dikunjungi adalah Safety Riding Center Honda Sinsen di Paal 6, Kota Jambi.
2.Cek Blind Spot: Sebelum berpindah jalur, selalu cek blind spot dengan melihat ke kanan atau kiri. Memasang spion tambahan juga dapat membantu meminimalisir area blind spot.
3.Fokus dan Konsentrasi: Jaga kewaspadaan penuh dengan fokus pada jalan dan lingkungan sekitar. Hindari penggunaan headset dan knalpot tidak standar yang bisa mengurangi konsentrasi saat berkendara.
4.Posisikan Diri dengan Benar: Hindari berada di area blind spot kendaraan lain agar tetap terlihat.
5.Komunikasi dengan Pengemudi Lain: Gunakan klakson atau lampu untuk memberi sinyal saat berada di blind spot dan segera keluar dari area tersebut.
6.Gunakan Perlengkapan Terlihat: Jaket dan helm berwarna cerah dapat membantu pengendara motor lebih mudah terlihat oleh pengemudi lain.
7.Jaga Jarak Aman: Selalu pertahankan jarak aman dari kendaraan lain untuk menghindari potensi bahaya.
“Semakin besar kendaraannya, semakin luas titik buta yang dimiliki. Oleh karena itu, pengendara motor harus selalu menerapkan prinsip cari aman dalam berkendara untuk mengurangi risiko kecelakaan,” tutup Agung. (Smjk)






































Discussion about this post