Aksara24.id – Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan pemusnahan obat-obatan dan alat kesehatan kadaluarsa yang tersimpan di gudang obat Dinkes Kaur.
Kegiatan ini mencakup produk farmasi dan alat kesehatan yang sudah melewati masa pakai di enam belas Puskesmas yang tersebar di wilayah Kaur. Pemusnahan dilakukan di Gudang Obat, Jalan Perkantoran Padang Kempas, Senin (21/10/2024).
Proses pemusnahan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kaur, H. Lismidianto, SH, MH, yang secara simbolis menyerahkan obat-obatan tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Yusman, A.MK, M.Pd.
Hadir pula Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Ely Isti, SKM, serta sejumlah perwakilan dari instansi terkait, termasuk Polres Kaur, Kejaksaan Negeri Kaur, Inspektorat, Dinas Lingkungan Hidup, dan Badan Keuangan Daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Yusman, menjelaskan bahwa, pemusnahan obat dan alat kesehatan kadaluarsa ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat penggunaan produk yang sudah tidak layak konsumsi.
“Obat-obatan kadaluarsa memiliki efek negatif dan berpotensi mencemari lingkungan, sehingga pemusnahan ini sangat penting,” ujarnya.
Yusman juga menanggapi pertanyaan mengenai penumpukan obat kadaluarsa di gudang. Ia mengungkapkan bahwa penumpukan tersebut terjadi karena obat-obatan yang tidak terpakai dari enam belas Puskesmas dikembalikan ke Dinkes Kaur untuk dimusnahkan. Beberapa obat bahkan sudah tersimpan sejak tahun 2022.
Di tempat terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kaur, Ely Isti, SKM, menjelaskan bahwa pemusnahan dilakukan bekerja sama dengan pihak ketiga.
“Kami menggunakan jasa perusahaan yang mengelola transportasi dan pemusnahan obat kadaluarsa di fasilitas pemusnahan di Karawang, Jawa Barat,” jelas Ely.
Sebanyak lima ton alat kesehatan dan obat-obatan berbagai jenis telah dimusnahkan dalam tahap ini, sementara sisa obat kadaluarsa yang masih berada di gudang akan menunggu anggaran berikutnya untuk dimusnahkan.
Proses pemusnahan ini akan disaksikan dan dilaporkan secara resmi melalui berita acara setelah selesai di lokasi pemusnahan di Karawang. [Jahri]






































Discussion about this post