Kota Bengkulu, Aksara24.id – Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung akses pendidikan merata lewat program Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif pendidikan gratis yang dirancang khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program ini bukan sekadar menawarkan sekolah gratis, tapi juga menyediakan asrama lengkap, makanan, dan segala kebutuhan belajar – semua ditanggung oleh negara.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyebut Sekolah Rakyat sebagai bentuk nyata perhatian negara terhadap kelompok masyarakat termiskin.
“Ini bukan sekolah biasa, ini tempat untuk menyalakan harapan. Anak-anak dari desil 1 dan 2 akan belajar, tinggal, dan makan – semuanya gratis tanpa biaya sepeser pun,” ujar Dedy, Rabu (17/4/2025).
Sekolah ini akan dibangun di kawasan Sentra Dharma Guna, Kelurahan Sumur Dewa, Kecamatan Selebar.
Proyek ini semakin mulus karena Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyerahkan lahan seluas 10 hektare untuk mendukung pembangunan sekolah tersebut.
“Awalnya kami diminta menyiapkan lahan 10 hektare, termasuk Pemprov. Alhamdulillah, Gubernur sudah hibahkan lahannya. Ini langkah maju untuk pendidikan kita,” tambah Dedy.
Dedy juga mengajak keluarga dari anak-anak lulusan SMP/MTs untuk segera mendaftarkan diri ke Sekolah Rakyat.
Pendaftaran dibuka hingga 30 April 2025, dan bisa dilakukan melalui Dinas Sosial atau pendamping PKH.
“Ini program prioritas Presiden Prabowo. Gratis dan berkualitas. Saya minta masyarakat jangan sia-siakan kesempatan ini,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, menjelaskan saat ini kuota untuk angkatan pertama adalah 60 siswa (30 laki-laki dan 30 perempuan), khusus tingkat SMA. Hingga kini, baru 24 orang yang mendaftar.
“Kami terus buka pendaftaran hingga akhir bulan. Mohon bantuan masyarakat untuk ikut menyebarkan informasi ini. Ini kesempatan langka,” kata Sahat.
Syarat Pendaftaran Sekolah Rakyat:
-
Usia 16–21 tahun per 1 Juli 2025
-
Lulusan SMP/MTs atau sederajat
-
Terdaftar dalam KK minimal 1 tahun sebelum mendaftar
-
Masuk kategori Desil 1 atau 2 di DTSEN
-
Sehat jasmani dan rohani
-
Bersedia tinggal di asrama
-
Ada surat tanggung jawab dari orang tua
Tujuan program ini sangat jelas memberi harapan baru bagi anak-anak yang rentan putus sekolah karena keterbatasan biaya, dan sekaligus mengangkat kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan yang setara dan berkualitas. (HS)
Sumber: Mitra Humas






































Discussion about this post