Mukomuko, Aksara24.id – Aktivitas ekonomi warga Desa Lubuk Sanai, Kecamatan XIV Koto, semakin bergairah sejak pasar pagi desa tersebut mulai tertata rapi dan aktif mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pasar pagi yang semula tumbuh dari inisiatif warga kini berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi desa.
Pemerintah desa bersama masyarakat bahu-membahu membangun infrastruktur pasar yang layak, mulai dari atap permanen hingga sistem penerangan.
Lingkungan pasar pun bersih dan nyaman, sehingga menarik lebih banyak pembeli.
Yudi, salah satu pedagang yang telah lama berjualan di sana, mengaku penghasilannya meningkat sejak kondisi pasar membaik.
Ia merasa lebih nyaman melayani pembeli karena lapaknya kini terlindungi dari hujan dan panas.
“Kami merasa diperhatikan. Sekarang pembeli juga lebih ramai karena pasar lebih rapi dan aman,” ujarnya, Minggu (6/7/2025).
Pasar pagi tersebut tak hanya menjadi tempat transaksi harian, tetapi juga wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk memasarkan berbagai produk lokal, mulai dari hasil pertanian hingga makanan olahan rumahan.
Hal ini membuka peluang pendapatan tambahan bagi banyak keluarga di desa.
Kepala Desa Lubuk Sanai, Mutriadi, menekankan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga keberlangsungan pasar pagi.
Ia mengajak semua pihak untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan pasar sebagai tanggung jawab bersama.
“Pasar ini bukan hanya tempat jual beli, tapi juga ruang untuk membangun kesejahteraan bersama,” kata Mutriadi.
Ia juga menyebut bahwa pasar pagi menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Dengan meningkatnya transaksi harian dan pendapatan pedagang, daya beli masyarakat pun ikut naik.
“Kalau pasar ini terus kita jaga dan manfaatkan dengan baik, kemakmuran desa bisa meningkat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Kini, pasar pagi Lubuk Sanai mulai dilirik desa-desa lain sebagai contoh pengelolaan pasar berbasis partisipasi warga.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan kebijakan desa, pasar ini berhasil membuktikan bahwa pembangunan ekonomi desa bisa dimulai dari langkah kecil yang terorganisir dan berkelanjutan. (HS)






































Discussion about this post