Mukomuko, Aksara24.id — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0428/Mukomuko terus bergerak nyata di tengah masyarakat.
Memasuki hari ke-12, anggota Satgas TMMD menuntaskan sejumlah pekerjaan penting di tiga lokasi berbeda yang menjadi sasaran utama pembangunan infrastruktur dan pelayanan sosial di Kecamatan Lubuk Pinang.
Di Desa Wonosalam, Satgas TMMD memperbaiki akses jalan utama desa dengan mengoral 600 meter jalan berlebar 4 meter.
Perbaikan jalan ini dinilai sangat penting karena menjadi jalur penghubung utama aktivitas warga, terutama petani dan pelaku usaha kecil.
“Jalan ini sebelumnya rusak parah dan sulit dilalui saat musim hujan. Sekarang jauh lebih baik dan memudahkan kami dalam mengangkut hasil panen,” kata Rudi, salah satu warga desa yang ikut bergotong royong bersama anggota TNI.
Masih di Wonosalam, tepatnya di kawasan Raudhatul Athfal, Satgas TMMD menyelesaikan pengecoran tiang bawah sumur bor di titik ketiga.
Sumur ini diharapkan menjadi sumber air bersih yang mampu memenuhi kebutuhan warga sekitar secara berkelanjutan.
Sementara di Desa Sumber Makmur, Satgas TMMD menjalankan program sosial berupa pengecatan rumah warga yang masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Rumah-rumah tersebut direhabilitasi secara bertahap untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan manusiawi.
Danramil Lubuk Pinang Kapten Inf Andi Rahman menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan desa.
“TMMD ini mengusung semangat gotong royong. Kami hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun harapan warga,” ujarnya.
Warga pun menyambut positif seluruh rangkaian kegiatan TMMD. Mereka tak hanya merasakan manfaat langsung, tetapi juga merasa dilibatkan dalam proses pembangunan itu sendiri.
Melalui program ini, Kodim 0428/Mukomuko menunjukkan peran aktif TNI dalam membangun desa secara merata dan berkelanjutan.
TMMD hadir dari rakyat dan untuk rakyat—membawa solusi konkret dan harapan baru bagi masyarakat di pelosok daerah.
Pewarta: Hidayat Saleh






































Discussion about this post