Lebong, aksara24.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan untuk membahas arah pembangunan daerah, pada Senin (15/09/2025), bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Lebong. Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lebong dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Agenda utama mencakup evaluasi kinerja perangkat daerah serta identifikasi sejumlah isu strategis yang masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan pembangunan. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa rakor bulanan merupakan forum penting untuk mengevaluasi capaian kinerja pemerintah daerah sekaligus menyinkronkan program lintas OPD.

“Rakor ini penting untuk mengetahui sejauh mana capaian kinerja kita. Permasalahan harus dihadapi bersama agar lebih ringan,” ujar Bupati. Ia juga mengimbau agar rakor dapat digelar secara rutin pada awal pekan setiap bulan untuk memastikan koordinasi dan tindak lanjut program berjalan optimal.
Bupati mengakui masih terdapat sejumlah hambatan yang memengaruhi kelancaran pelaksanaan program, mulai dari keterbatasan anggaran hingga regulasi yang membatasi ruang gerak ASN. Selain itu, ia menyoroti banyaknya kepala dinas yang masih berstatus Pelaksana Tugas (PLT). Kondisi ini, menurut Bupati, menjadi salah satu penyebab terbatasnya pengambilan keputusan strategis di level OPD. “Kita berharap persoalan ini bisa segera diselesaikan, sehingga percepatan pembangunan dapat berjalan lebih maksimal,” tegasnya.
Setelah penyampaian arahan, rakor dilanjutkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong, Dr. H. Syarifudin, M.Si, bersama para kepala OPD. Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga kekompakan. “Mari kita saling membantu dan terus menjaga sinergi demi mewujudkan pembangunan Lebong yang lebih baik,” tutupnya.
Melalui rakor ini, Pemkab Lebong berharap seluruh OPD dapat semakin solid dan fokus dalam merealisasikan program pembangunan, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal. ADV ( usnin )






































Discussion about this post